Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Windows Defender di Windows


Karena kebiasaan pengguna PC sejak lama, memasang antivirus rasanya kini jadi hal wajib. Selain pihak ketiga, kamu juga bisa memakai Windows Defender. Fitur ini sebenarnya sudah tersedia di semua PC atau laptop dengan OS Windows terbaru, di antaranya:

Windows 11
Windows 10
Windows 7
Windows 8
Windows Vista

Berikut cara mengaktifkan Windows Defender, khusus untuk kamu yang belum tahu.

1. Untuk Windows 10
Di sistem operasi Windows 10, ada 2 cara yang bisa kamu lakukan untuk mengaktifkan fitur perlindungan Windows Defender, yaitu:

-Melalui Group Policy
-Melalui Setting
-Melalui Windows Registry Editor
-Melalui Group Policy

Untuk yang pertama, kita bahas dulu cara mengaktifkannya melalui Group Policy.

Langkah pertama, buka menu Windows lalu ketik “Edit Group Policy” dan pilih aplikasi 

Edit Grup Policy

Kemudian tekan ikon panah di samping folder Administrative Templates di bagian Computer Configuration.

Setting Administrative Templates

Lalu lanjutkan ke Windows Components.

Pengaturan Windows Component

Masuk ke folder Windows Defender dan buka folder Real Time Protection.

Selanjutnya klik 2 kali pada tulisan Turn Off Windows Defender.

Pengaturan Windows Defender di Windows 10

Pilih opsi Enabled yang ada di bagian kiri tampilan.

Opsi Enable Windows Defender

Klik Apply.

Sebelumnya perlu kamu ketahui, mengaktifkan Windows Defender melalui Group Policy ini hanya bisa digunakan di sistem operasi Windows 10 Pro saja. Jadi, pastikan kamu menggunakan OS dengan versi yang sama.

-Melalui Setting
Jika versi Windows 10 kamu masih Home Edition, maka ikuti cara pengaktifannya melalui Setting berikut ini.

Pertama, masuk ke Setting dahulu melalui menu Windows.
Lalu cari bagian Update & Security.
Menu Update dan Security
Kemudian langsung masuk ke halaman Windows Defender yang berada di bawah Windows Update.
Jika status Real-time Protection pada Windows Defender dalam kondisi Off, kamu cukup tekan sekali untuk mengaktifkannya.

Pengaturan Windows Defender ke ON

Jika status Real-time Protection sudah On, biarkan saja dan jangan diklik.

-Melalui Registry Editor
Selanjutnya ada lagi cara melalui registry editor. Metode ini hanya bisa kamu jalankan jika memang Windows Defender di Windows 10 tidak bisa dibuka. Nah, berikut ini adalah langkah-langkah mengaktifkan Windows Defender melalui Registry Editor.

Langkah pertama, tekan tombol Windows + R di keyboard secara bersamaan, lalu ketik “Regedit” (tanpa tanda kutip) dan klik OK.
Lalu klik ikon panah di folder HKEY_LOCAL_MACHINE.
Selanjutnya klik lagi ikon panah di folder SOFTWARE.
Klik lagi ikon panah di folder Policies.
Terakhir, masuk ke folder Microsoft dan lanjutkan ke folder Windows Defender.
Klik kanan di kolom sebelah kanan pada folder Windows Defender, lalu arahkan kursor ke New.
Sekarang pilih opsi DWORD (32-bit) Value.
Akan muncul file dengan nama DisableAntiSpyware.
Klik kanan pada file tersebut lalu klik Modify.
Ubah Value Data menjadi 0 lalu klik Ok.
Dengan ini Windows Defender sudah aktif di komputer kamu. Cara yang terakhir ini mungkin sedikit membingungkan karena ada banyak pilihan folder di dalam Registry Editor.


2. Untuk Windows 7
Mengaktifkan Windows Defender di Windows 7 jauh lebih mudah dibandingkan di Windows 10. Sebab kamu bisa langsung menemukan software proteksi ini melalui kolom pencarian Windows. Untuk lebih lengkapnya, silahkan ikuti langkah-langkah pengaktifan di bawah ini.

Buka menu Windows di komputer kamu.
Lalu ketik “Windows Defender” (tanpa tanda kutip) di kolom pencarian.
Pilih aplikasi Windows Defender yang posisinya paling atas, bukan yang bertulisan Scan for Spyware.
Masuk ke menu Tools.
Menu Tools Windows Defender
Lanjutkan ke halaman Options.
Menu Options Windows Defender
Sekarang masuk ke bagian Real-time Protection.
Setting Real Time Protection
Centang pada opsi use real-time protection, scan downloaded file and attachment, dan scan program that run on my computer.
Aktifkan Real Time Protection
Jika sudah, klik Save dan keluar.
Di halaman Options, kamu juga bisa mengatur jadwal pemeriksaan otomatis. Misalnya jika ingin mengatur jadwal pemeriksaan menjadi tiap hari, ubah setting ke Daily. Sedangkan jika ingin mingguan, ubah ke hari dimana kamu ingin melakukan pemeriksaan di kolom Frequency.

3. Untuk Windows 8
Menyalakan proteksi Windows Defender di Windows 8 tidak berbeda jauh dengan di Windows 7. Karena aplikasi anti-malware ini sama-sama bisa ditemukan melalui pencarian di menu Windows. Untuk kamu pengguna Windows 8, silahkan ikuti panduan mengaktifkan Windows Defender berikut ini.

Langkah pertama, buka pencarian dengan klik tombol Windows di keyboard.
Lalu ketik “Windows Defender” di kolom pencarian.
Buka aplikasi Windows Defender yang ada di hasil pencarian paling atas.
Selanjutnya masuk ke menu Tools.
Lanjutkan ke halaman Setting.
Sekarang buka halaman Real-time Protection.
Centang pada opsi use real-time protection.
Klik Save dan keluar.
Jika kamu ingin membuka Windows Defender melalui halaman Control Panel, ikuti langkah di bawah:

Pertama, masuk ke menu Windows lalu pilih Control Panel.
Ubah Views By menjadi Small Icon seperti gambar di bawah.
Pengaturan Small Icon
Sekarang, pilih aplikasi Windows Defender.
Menu Windows Defender Windows 7
Jika sudah, lanjutkan dengan masuk ke menu Tools.
Lalu ke menu Setting dan masuk ke halaman Real-time Protection.
Centang pada opsi use real-time protection.
Klik Save dan keluar.
Layaknya di Windows 7, kamu juga bisa mengatur frekuensi dan jadwal scanning Windows Defender melalui halaman Automatic Scanning. Direkomendasikan kamu menetapkan jadwalnya menjadi daily agar komputer bisa diperiksa setiap hari.


4. Di Windows Vista
Yang terakhir adalah cara mengaktifkan Windows Defender di sistem operasi Windows Vista. Meskipun saat ini Vista sudah tergerus oleh versi Windows yang baru, namun masih banyak penggunannya di Indonesia. Begini caranya:

Windows Defender Vista
Langkah pertama, klik tombol Windows di keyboard kamu.
Lalu pilih All Programs.
Sekarang cari aplikasi Windows Defender satu per satu atau langsung tulis “Windows Defender” di kolom pencarian.
Setelah Windows Defender dibuka, lanjutkan ke menu Tools & Setting.
Selanjutnya, pilih masuk ke menu Options.
Lanjutkan lagi ke menu Administrator Option, lalu centang opsi use Windows Defender.
Jika sudah, klik Save dan keluar.
Dengan cara ini, proteksi Windows Defender di komputer kamu akan langsung diaktifkan dan selalu melakukan pemeriksaan secara “Real-time”. Untuk mematikannya, kamu cukup ikuti langkah-langkahnya dari pertama lalu hilangkan centang pada opsi use Windows Defender. Klik Save lagi dan Windows Defender sudah selesai dimatikan.

Sekilas Tentang Windows Defender
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, cara kerja Windows Defender ini mirip dengan software anti virus pada umumnya. Bedanya adalah aplikasi ini dibuat resmi oleh Windows dan pastinya tidak mengandung adware. Windows Defender sendiri punya banyak kegunaan untuk komputer kamu, di antaranya:

Mencegah semua jenis malware masuk dan terpasang di komputer.
Melakukan pemeriksaan pada software yang terindikasi merupakan spyware alias aplikasi pengintai data.
Terintegrasi dengan Microsoft SpyNet agar bisa melaporkan seluruh adware, malware dan spyware yang baru terdeteksi.
Untuk versi Windows 8, 8.1 dan Windows 10, Windows Defender ini sudah dilengkapi dengan anti virus bawaan. Jadi kamu tidak perlu memasang aplikasi anti virus lainnya selain dari Windows Defender. Jadi, jika memang ingin memasang anti virus tambahan atau second layer antivirus seperti Smadav. Sehingga tidak terlalu memberatkan memori komputer dan membuat kinerjanya semakin berat.

Berbicara mengenai keamanan dalam sebuah distem elektronik terutama dalam sebuah Komputer atau Laptop/ PC yg mengunakan sistem operasi Windows pastilah memiliki keamana bawaan tersendiri dan ada dari beberapa orang mungkin akan otomatis gunakan karena lebih simpel atau ada juga yang ingin menghapusnya karena tidak sesuai dengan keinginan dengan mengabaikannya.

Disini mari kita bahas cara untuk menonaktifkan secara sementara atau permanen.

Perlu di ingat kembali di setiap windows pasti terdapat antivirus, baik itu di-install ataupun bawaan dari windows itu sendiri. Nah, windows defender merupakan salah satu jenis antivirus yang sudah terintegrasi aman dengan sistem yang terdapat pada windows.

Note: Itulah beberapa cara mengaktifkan dan menonaktifkan Windows Defender di Windows 10, 7, 8 dan Vista. Pastikan kamu mengikuti langkah-langkah di atas dengan baik dan benar saat melakukannya. Sekian dari kami, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Windows Defender di Windows "