Tujuan Sebenarnya Dari Pernikahan Yang Harus Diketahui

Disini saya akan coba membahas atau mungkin sharing-sharing. Jadi begini kalau kita akan berbicara sesuatu yang pernah atau belum dialami mungkin keduanya juga menjadi hal sulit. Jadi lebih tepatnya  kita sahring saja, karena dalam hal ini saya juga belum melakukan pernikahan. 

Secara umum mungkin pernikahan kerap dianggap sebagai sesuatu yang sakral dan menjadi awal dari kehidupan baru. Pernikahan menjadi satu tujuan bagi sebagian pasangan yang saling mencintai. Tapi, tidak semua pasangan memiliki tujuan pernikahan yang sama. Bahkan, dua orang dalam satu hubungan juga dapat memiliki tujuan yang berbeda-beda. Lalu, apakah tujuan pernikahan yang sebenarnya?

Mungkin secara umum berikut tujuan pernikahan. Terdapat beberapa alasan dan tujuan yang membuat beberapa orang akhirnya memutuskan untuk menikah. Berikut berbagai tujuan pernikahan:

1. Karena cinta.

2. Agar mempunyai seseorang yang bisa menemani menjalani hidup.

3. Agar bisa menyatakan komitmen untuk seumur hidup.

4. Agar bisa memberikan keamanan bagi anak.

5. Agar bisa membuat komitmen kepada publik satu sama lain.

6. Agar bisa mendapatkan status sah dan keamanan ekonomi.

7. Agar bisa memenuhi perintah agama.

Dari beberap poin di atas mungkin kalian sudah memiliki beberapa gambaran tentang tujuan nikah secara umum. Saya tidak akan membahas mengenai orang-orang yang engan atau bahkan menolak untuk menikah, karena disini kita akan mulai berbicara dari sudut pandang keyakinan, terutama dari sudut pandang Islam.

Dalam Islam, pernikahan memiliki tujuan yang lebih dari sekedar menyatukan dua orang yang saling mencintai. Pernikahan merupakan bagian dalam menjalankan perintah agama dan mengikuti sunnah yang sudah dicontohkan oleh Rasululllah SAW. Selain sebagai perintah agama, Islam pun menganjurkan agar memiliki tujuan pernikahan sebagai berikut:

1. Menjaga Diri dari Maksiat

Menurut Islam, pernikahan adalah salah satu cara untuk menjaga diri dari kemaksiatan. Mempunyai dorongan seksual adalah hal wajar, baik bagi lelaki maupun wanita, namun, seseorang yang tidak mampu menahan dorongan seksual bisa terjerumus dalam kemaksiatan. Dengan menikahlah maka seseorang bisa lebih mengendalikan nafsu sehingga perbuatan maksiat dapat terhindari. 

Pacaran pun dalam Islam hukumnya adalah haram, yang berarti tidak boleh dilakukan dan jika dilakukan akan mendapatkan dosa. Oleh sebab itu, banyak pasangan yang akhirnya memutuskan untuk menikah karena ingin menghindari perbuatan maksiat dan dosa. Perbuatan maksiat yang dimaksud adalah zina yang bisa terjadi kapan saja dan dengan siapa saja karena munculnya dorongan hawa nafsu.

Para pasangan yang sudah lama menjalani hubungan pacaran juga sebaiknya secepat mungkin untuk melakukan pernikahan. Ini dilakukan agar menghindari zina dan perbuatan maksiat yang tentunya akan merugikan. Melalui pernikahan, hubungan yang Anda jalani akan menjadi lebih berkah karena mendapatkan pahala dan ridho dari Sang Maha Kuasa.

Akan tetapi, anjuran ini diperuntukkan bagi yang sudah mampu bertanggung jawab dalam pernikahan ya. Karena, menikah bukan hanya sekadar melakukan ijab dan sah, namun kehidupan setelahnya lah yang membutuhkan tanggung jawab. Dalam anjuran islam, bila Anda merasa belum mampu untuk menikah maka sebaiknya menjalankan puasa sebagai cara mengendalikan diri dari hawa nafsu.

2. Mendapatkan Kenyamanan dan Kedamaian

Tidak hanya menghindari kemaksiatan, tujuan pernikahan ialah mendapatkan kenyamanan dan kedamaian dalam hidup. Maka dari itu, Anda dianjurkan untuk memilih pasangan yang tepat sehingga bisa membangun kenyamanan bersama. Sebelum menikah, Anda sebaiknya mengetahui terlebih dahulu karakter dari pasangan. 

Pilihlah pula pasangan yang dapat menuntun Anda pada hal-hal yang positif sehingga akan memberikan dampak berupa ketenangan dan kedamaian dalam menjalani kehidupan sehari-hari setelah menikah. Jangan sampai Anda menikah dengan orang yang salah dan menyebabkan hidup terasa runyam setelah menikah. Jadi, penting bagi Anda untuk memastikan apakah pasangan tersebut tepat untuk Anda atau sebaliknya. Sebab, pasangan yang sudah menikah diharapkan bisa bersama membangun rumah tangga yang penuh rukun, cinta, dan kasih sayang hingga akhir hayat.

3. Memiliki Keturunan

Mendapatkan keturunan yang sehat, pintar, sholeh sholehah, dan menggemaskan merupakan dambaan dan salah satu tujuan dari pernikahan. Oleh sebab itu, sebelum menikah, alangkah baiknya Anda dan pasangan melakukan tes kesehatan atau kesuburan untuk mengetahui kondisi kesehatan dari kedua belah pihak.

Saat ini sudah banyak pasangan yang melakukan hal ini untuk mengetahui kondisi kesehatan pasangan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jikalau ternyata Anda dan pasangan memiliki masalah pada kesehatan bisa dicari jalan keluar secepatnya. Sebelum menikah pun pastikan kondisi tubuh Anda dan pasangan sehat agar momen terindah ini bisa dilalui dengan bahagia.

4. Membangun Keluarga Islami

Tentu setelah menikah Anda harus menerapkan nilai-nilai islam dan selalu menghindari hal-hal yang menjadi larangan-Nya dalam membangun rumah tangga. Keluarga islami merupakan keluarga yang selalu harmonis, jika dalam islam terdapat istilah keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah, di mana yang dimaksudkan ialah menjaga keluarga agar tetap damai tentram, penuh cinta kasih, harapan, dan kasih sayang kepada pasangan dan setiap anggota keluarga. Memiliki tujuan pernikahan dengan membangun keluarga islami akan mempermudah keluarga mendapatkan ridho dari yang Maha Kuasa. 

5. Menyempurnakan Agama

Kemudian, tujuan pernikahan yang terakhir ialah menyempurnakan agama. Bagi umat muslim, pernikahan merupakan ibadah yang dapat menyempurnakan sebuah agama. Tujuan ini memiliki makna bahwa menikah dapat menghindarkan dari hawa nafsu yang dapat merusak keimanan seseorang. Selain itu, pernikahan dalam islam juga adalah sebuah bentuk ibadah terlama manusia kepada Sang Pencipta. 

Dengan pernikahan, diharapkan rumah tangga yang nantinya dijalani akan mendapatkan keberkahan melimpah, rezeki yang banyak, dipenuhi cinta, dan kasih sayang. Untuk itu, pilihlah pasangan yang dapat menuntun Anda lebih dekat dengan Sang Pencipta agar ibadah pernikahan kalian bedua menjadi lebih baik.

Setelah mengetahui tujuan pernikahan secara umum dan Islam, Anda dan pasangan bisa mempertimbangkan matang-matang sebelum akhirnya memutuskan menikah. Pastikan saat Anda dan pasangan hendak memutuskan untuk menikah, sudah memiliki tujuan pernikahan dengan niat yang baik. Ini dilakukan agar pernikahan Anda beserta pasangan diberikan kemudahan dan selalu mendapatkan berkah. 

Saran dari saya pribadi dan perlu di ingat; dalam hidup tidak ada hal yang instan dan kita sebagai pemeran utama dalam hidup kita sendiri, alangkah baiknya kalau kita bisa bersikap dan dapat mengambil segala tindakan yang bijak untuk diri kita sendiri maupun sekitar kita. Karena kita tidak hidup sendiri di dunia ini.

Sourcer; 

https://www.elitespringbed.com/jangan-sampai-salah-ini-tujuan-pernikahan-sebenarnya

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain