Pengertian Ekspektasi (harapan) dan Realita (kenyataan) dalam Kehidupan

Berbicara mengenai kedua hal diatas, kita akan coba bahas satu persatu di bawah ini, terlebih lagi suka duka kehidupan dan liku-likunya yang dialami berbagai kalangan masyarakat di berbagai belahan dunia ini, termasuk saya sendiri. 

Sebelum masuk ke masing-masing pembahasan yang akan saya jabarjkan satu persatu. Mari kita simak dulu pengertian masing-masing dari keduanya;

1. Ekspektasi (harapan)

Secara harafiah atau secara umum, ekspektasi memiliki makna "Suatu kepercayaan, keyakinan atau harapan baik yang ingin terwujud. 

Atau suatu harapan yang seharusnya terjadi di masa depan. Sesuai dengan dugaan, perkiraan atau apa yang sudah dibayangkan atau terpikirkan".

2. Realita (kenyataan)

Realita atau realitas. Keduanya memiliki arti yang sama yakni artinya adalah kenyataan, sesuatu yang nyata dan benar adanya. 

Jadi bisa dibilang realita ini adalah suatu kenyataan yang benar-benar terjadi di kehidupan kita. Dan semua kenyataan tersebut tidak selamanya indah, tidak selamanya sesuai dengan harapan yang anda inginkan.

Itulah masing-masing pengertiannya, lantas apakah kedaunya berkaitan. Kalau dibilang berkaitan saya rasa tidak, karena keduanya bertolak belakang. Kenapa begitu, mari lanjut kita bahas dibawah ini;

Pertama, mengenai ekspektasi (harapan), semua manusia yang hidup pasti memiliki harapan yang mungkin terlintas di pikiran masing-masing. Saya tidak akan memberikan contoh, terlebih lagi mengenai kedidupan yang sedang kita jalani ini kan. Kerena, yakin dan percaya kalau kalian pasti sudah mengetahuinya sendiri secara itu adalah ekspektasi (harapa) kalian masing-masing bukan?

Yang mau saya sampaikan disini, jangan terlalu berharap dengan apa yang mungkin akan membuat kalian kecewa, karena terkadang harapan yang terlalu tinggi bahkan mugnkin tidak masuk akal bisa membuat kita kecewa. 

Tapi, yah memang saya akui apa yang kita harapakan sekalipun itu tidak masuk akal, kalau sang pencipta menghendaki pasti terjadi. Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya, semua manusia punya mimpi dan harapan dalam setiap kehidupan masing-masing yang dijalani.

Kedua, mengenai Realita (kenyataan) seperti yang sudah saya jelaskan diatas, bawha keduanya adalah kebalikan dari masing-masing.

Kalau kita berbicara Realita (kenyataan) terlebih lagi di zaman sekarang ini, pasti tidak jauh-jauh dari kata pahit, berat dll. Itu tidaklah sepenuhnya salah karena beberapa hal itu terjadi juga selain campur tangan dari sang pencipta tetapi juga diri kita sendiri, karena kehidupan yang kita jalani atau yang kita pilih. 

Kenapa seperti itu, karena kenyataan yang kita jalani sekarang ini selain bukan hanya kita yang melakukan kita tidak sendiri di dunia ini, mungkin itu bisa saja membuat kita bahagia tapi orang lain tidak. 

Maksudnya adalah kenyataan yang kita jalani didunia ini secara logikan tidaklah sendiri, karena kenyataan semua manusia juga berbeda-beda.

Mengenai kata pahit, berat dll. Itu menurut saya hanyalah sebuah keluhan orang-orang yang merasa bahwa dirinya mendapatkan keyataan yang tidak membuat dia bahagia. Jadi, wajar saja kalau isinya hanya keluhan saja.

Sebenarnya saat kita menghadapi kenyataan tergantung kita sendiri, tetapi tekadang juga memang kita perlu mempelajarinya, karena sebenarnya kenyatan kehidupan manusia itu tidak jauh berbeda tetapi perlu di ingat, realita dalam kehidupan setiap zaman nya dan masa nya berbeda.

Kita logikan saja, seperti ini. Pasti kalian pernah di sekelilingi oleh orang-orang yang terkadang mengalami suka-duka dalam kehidupannya. Nah, disini kita bisa simpulkan bahwa kenyataan adalah fakta yang sebenarnya dalam kehidupan.

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain