Bagaimana Cara Mengajukan Gugatan dan Biaya Perkara di Pengadilan?

Berbicara menegenai prosedur atau tentang bagaimana proses Pengajuan Gugatan dan Biaya Perkara. Mungkin lebih terpatnya anda bisa langsung datang bertanya ke pengadilan yang anda tuju sesuai dengan perkara yang sedang anda alami, dan bisa juga anda langung mencari tau di situs web resmi setiap pengadilan yang akan anda tuju, karena dari beberapa kasus proses atau prosedur itu berbeda-beda tergantung dari perkaranya.

Tetapi untuk beberapa orang mungkin masing binggung, dan mungkin juga bagi masyarakat umum ada yang bertanya mengenai hal itu, di artikel ini saya akan memberikan sedikit gambaran yang bisa anda jadikan referensi menegani prosese mengajukan gugatan beserta biayanya.

Berikut prosedurnya;

Pendaftaran Perkara E-Court  Bagi Pengguna Terdaftar dan Pengguna Lainnya (Hadir di Pengadilan). 

Tahapan Pertama :

Pihak Berperkara (Penggugat) Datang Ke Pengadilan yang dituju, Dengan Membawa :

• Surat Gugatan, Disertai Soft Copy Gugatannya dalam bentuk pdf (ttd) dan word ;

• Foto Copy Objek Sengketa, Eksemplar (Apabila Sudah Ada) Disertai Soft Copy  dalam bentuk pdf.

• Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Para Pihak Sejumlah 1 (Satu) Eksemplar disertai Soft Copy  dalam bentuk pdf ;

• Surat Kuasa, Eksemplar Disertai Foto Copy Kartu Pengenal Advokat (Apabila Dikuasakan) disertai Soft Copy  dalam bentuk pdf.

• Tanda Bukti Surat Permohonan Keberatan (Upaya Administrasi) berdasarkan Pasal 75 s/d 78 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 disertai Soft Copy  dalam bentuk pdf

• Wajib memiliki Akun E-Court bagi Pengguna Terdaftar ;

• Bagi Pengguna Lainnya (Non advokat) wajib membawa KTP, Email, dan No Rekening ;

Tahapan Kedua :

• Pendaftar menuju ke Petugas Meja Pertama  / Meja E-Court ;

Tahapan Ketiga :

• Petugas Meja Pertama/ Meja E-Court Memeriksa Kelengkapan Berkas dan Meneruskan Berkas yang Telah Selesai Diperiksa Kelengkapannya Kepada Panitera, Perkara Untuk Menyatakan Berkas Telah Lengkap atau Tidak Lengkap.

Tahapan Keempat :

• Panitera, Perkara Meneliti Berkas :

• Apabila Berkas Belum Lengkap : Panitera, Perkara Mengembalikan Berkas Dengan Melampirkan Daftar Periksa Supaya Penggugat Dapat Melengkapi Kekurangannya;

• Apabila Berkas Sudah Lengkap: Dikembalikan Kepada Petugas Meja Pertama/ Meja E-Court dan mengunggah Gugatan dan persyaratan lainnya ke dalam sistem E-Court.

Tahapan Kelima :

• Pihak Penggugat Membayar Panjar Biaya Perkara berdasarkan Virtual Akun pada sistem E-Court

Tahapan Keenam :

• Menyerahkan Slip Bukti Penyetoran Kepada Meja E-Court.

Tahapan Ketujuh :

• Petugas Meja Pertama / kasir Membuat Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) dan mencatat Dalam Buku Jurnal.

Tahapan Kedelapan :

• Petugas Meja Kedua Mencatat Gugatan Dalam Buku Register Induk Perkara.

Tahapan Kesembilan :

• Petugas Meja Pertama Memasukan Posita dan Petitum Gugatan Dalam Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP );

Tahapan Kesepuluh :

• Petugas Meja Pertama Menyerahkan SKUM dan Salinan Gugatan yang Telah Didaftar Serta Telah Ditandatangani Oleh Panitera Kepada Pihak Penggugat. PENDAFTARAN SELESAI.

• Selanjutnya Pihak Penggugat akan Dipanggil Melalui E-Summon dan Tergugat di panggil melalui Surat Tercatat Menghadap Ke Pengadilan Untuk : Dismissal Proses / Pemeriksaan Persiapan / Persidangan. setelah penetapan majelis dan/atau atas perintah ketua pengadilan.

Pendaftaran Perkara E-Court Bagi Pengguna Terdaftar (diluar Pengadilan)

Tahapan Pertama :

Pihak Berperkara (Penggugat) Wajib Mengupload :

• Soft Copy Gugatannya dalam bentuk pdf (ttd) dan word ;

• Soft Copy Objek Sengketa (Apabila Sudah Ada) dalam bentuk pdf

• Soft Copy Surat Kuasa (ttd) dalam bentuk pdf

• Soft Copy  Tanda Terima / Bukti Surat Permohonan Keberatan (Upaya Administrasi) berdasarkan Pasal 75 s/d 78 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 dalam bentuk pdf.

• Wajib memiliki Akun E-Court bagi Pengguna Terdaftar ;

Tahapan Kedua :

• Meja E-Court mengecek bukti pembayaran dan mengunduh Kelengkapan Dokumen Pemdaftaran ;

Tahapan Ketiga :

• Meja E-Court Memeriksa Kelengkapan Berkas dan Meneruskan Berkas yang Telah Selesai Diperiksa Kelengkapannya Kepada Panitera, Perkara Untuk Menyatakan Berkas Telah Lengkap atau Tidak Lengkap.

Tahapan Keempat :

• Panitera, Perkara Meneliti Berkas :

• Apabila Berkas Belum Lengkap : Panitera, Perkara memerintahkan Petugas Meja E-Court untuk mengklik menu TOLAK pada E-Court dan memberikan catatan kekurangan dokumen persyaratan;

• Apabila Berkas Sudah Lengkap : Dikembalikan Kepada Petugas Meja E-Court ;

Tahapan Kelima :

• Meja E-Court memberikan dokumen / berkas lengkap kepada Meja 1 / Kasir ;

Tahapan Keenam :

• Petugas Meja Kedua Mencatat Gugatan Dalam Buku Register Induk Perkara.

• Petugas Meja Kedua memfotocopy sebanyak 5 (lima) rangkap seluruh dokumen pendaftaran.

Tahapan Kesembilan :

• Petugas Meja Pertama Memasukan Posita dan Petitum Gugatan Dalam Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP ).

Tahapan Kesepuluh :

• PENDAFTARAN SELESAI.

• Selanjutnya Pihak Penggugat akan Dipanggil Melalui E-Summon dan Tergugat di panggil melalui Surat Tercatat Menghadap Ke Pengadilan Untuk : Dismissal Proses / Pemeriksaan Persiapan / Persidangan setelah penetapan majelis dan/atau atas perintah ketua pengadilan.

Saya rasa cukup mudah bukan, itulah beberapa cara mengajukan gugatan beserta prosedurnya. Perlu di ingat kembali, bahwa semua prosedur/ tata cara mungkin berbeda tergantung dari pengadilan mana yang akan anda tuju untuk menyelesaikan masalah anda.

Saran saya mungkin agar lebih muda anda bisa gunakan jasa Advokat/ Pengacara terlebih lagi mengigat bahwa proses pendaftaran yang dilakukan di setiap pengadilan rata-rata mengunakan sistem E-Court. Jadi, memudahkan anda juga apabila ada hal-hal  yang di luar sepengetahuan anda yang bisa di selesaikan dengan bantuan Advokat/ Pengacara tadi.

Tapi itu hanya saran dari saya, selebihnya tergantung kepada anda yang akan menyelesaikan masalah anda terkait perkara yang sedang anda tanggani.

Tambahan, tulisan atau artikel ini saya buat bertujuan untuk sekedar memberikan gambaran dan edukasi kepada masyarakat yang mungkin awam tentang hukum. Jadi, tidak ada maksud lain dalam artikle ini.

Source; http://ptun-makassar.go.id/prosedur-pengajuan-gugatan-dan-biaya-perkara/

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain