Penyebab Akun Adsense Di Banned Serta Cara Mengatasinya

Para content creator yang mengunakan iklan adsense untuk memonetisasi konten-kontennya. Pasti beberapa juga sudah tidak asing lagi dengan hal-hal yang terkadang mungkin saja menyebabkan permasalahan terhadap akun adsense yang sedang digunakan yang sering terjadi biasanya masalah traffic yang tidak valid. Mungkin itu yang umum terjadi, bahkan saya pribadipun pernah mengalaminya. Masalah traffic tidak valid.

Padahal saya pribadi tdk pernah mengklik iklan saya sendiri, dari beberapa hal yang saya amati di lalu lintas traffic yang ada di statistik aman-aman saja. Tapi google berkehendak lain. Menyebabkan pembatasan iklan pada dasboard adsense saya.

Atau mungkin dari beberapa kasuk traffic tidak valid disebabkan karena ada yang usil atau jail dengan situs kita yang mengebom klik yang sebabkan traffic tidak valid di akun adsense kita.

Dari hal tersebut diatas saya akan membagikan sedikit pengalaman saya agar terhindar atau yang sudah terlanjur ke banned akun adsensenya karena beberapa hal.

Bagaimana caranya supaya akun Adsense tidak sampai kebanned atau apa yang sebabkan akun adsense di banned, berikut ulasannya?

Berikut ini beberapa penyebab akun Google Adsense di banned :

1. Merubah Kode Iklan Adsense

Yang mungkin sering dilakukan pada kode iklan yang terkadang tidak sesuai atau tidak responsive di tampilan tempalate. Atau mungkin yang ingin merubah iklan seperti ingin menyembunyikan iklan Google Adsense pada bagian tertentu atau platform tertentu, harus mengikuti pedoman modifikasi yang ada.

Kita mencoba untuk merubah kode iklan yang tidak mengikuti kebijakan adsense yang sebabkan adsense ke banned.

2. Klik Tidak Sah (Invalid Click)

Klik iklan yang tidak valid, seperti klik iklan yang tidak alami atau sengaja di lakukan oleh beberapa pihak yang mungkin bertujuan untuk mendapatkan penghasilan lebih.

Tetapi klik yang dihasilkan tidaklah sah karena semua klik yang dilakukan seperti itu tidak akan terhitung dan tidak akan dibayar oleh Adsense karena di anggap merugikan pihak pengiklan.

Terlebih lagi klik yang dihasilkan berasal dari IP yang sama. Namun jangan khawatir jika skala kecil, karena itu normal, Anda yang sudah sering gajian, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini.

Nah jika sering terjadi apalagi dalam sekala besar, siap – siap akun diawasi bahkan berakhir banned.

3. Pelanggaran Klik (Fraud Click)

Pelanggaran klik adalah setiap klik yang dihasilkan dengan niat jahat dan penipuan atau terkadang yang sering dilakukan adalah klik for klik saling klik yang dilakukan oleh beberapa pihak yang ingin cepat menghasilkan uang dengan cara instan.

Ini memang bagian dari klik tidak sah, tapi tidak setiap klik tidak sah adalah pelanggaran klik.

Adapun kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran klik, di antaranya:

• Penayang Adsense mengklik iklannya sendiri.

• Teman atau keluarga atau siapapun mengklik iklan atas permintaan dan atau dengan tujuan keuntungan untuk penayang.

• Program yang memberikan insentif kepada pengunjung, seperti paid to click (PTC) dan click exchanges (pertukaran klik).

• Program klik otomatis, penggunaan robot dan program sejenis itu.

Dari beberap hal diatas sebenarnya menurut saya pribadi sah-sah saja. Asalkan tidak berlebihan, karena kalau dilakukan secara berlebihan mungkin pihak Adsense akan mencurigainya dan kemungkinan fatalnya adalah Akun adsense akan terbanned.

4. Salah Memberi Label Iklan

Saya masih melihat beberapa blogger yang memberi label pada kotak iklan Adsense (biasanya jika dipasang di sidebar) dengan label bermacam-macam, seperti “Undian Berhadiah”, atau “Info Terbaru Jangan Lupa di Klik” dan lain sebagainya.

Jika memang ingin menambahkan label, Google hanya membolehkan label “Sponsored” dan “Advertisements”.

Hal itu tidak diperbolehkan menurut aturan pemasangan iklan adsense di situs. Yang kedepannya munkin dapat menyebabkan akun Adsense di banned.

5. Mengatur Agar Klik Pada Iklan Terbuka Di Halaman Baru

Jika Anda secara sengaja atau tidak dan mungkin terlanjur membuat kode agar semua link terbuka pada halaman baru (tab baru) atau frame, maka segeralah merubahnya.

Karena Adsense menginginkan agar iklan harus terbuka di halaman yang sama.

Sebenarnya menurut saya hal tersebut tidaklah bermasalah, keren untuk beberapa kasus. Penempatan iklan terutama iklan otomatis tidak akan dibuat seperti itu kecuali anda sendiri yang mengotak-atik letak penempatannya. 

Dan apabila kalian melanggar resiko kedepannya yang menanti akun Adsense akan di banned.

6. Mengirimkan Iklan Adsense Via Email

Untuk kasus seperti ini jarang saya jumpai mengirim Email dengan format HTML dapat menampilkan dengan baik iklan Adsense, tapi jika Google menemukan adanya taffic yang tidak valid atau klik yang berasal dari email, tetapi beberapa orang mungkin pernah melakukannya terlebih lagi bagi beberapa kalangan yang emang sudah langganan akun Adsensenya kena banned atau akun akan dinonaktifkan.

7. Membuat Lebih Dari 1 Akun

Mengenai yang satu ini, mungkin kalian sudah tidak asing lagi. Karena syarat daftar Google Adsense, sudah dijelaskan bawah 1 orang hanya boleh memiliki 1 akun.

Jadi jangan coba-coba membuat akun lagi atau berencana mengadakannya (nuyul).

Tapi saya rasa semakin kesini hal tersebut sanggatlah sulit dilakukan karena saya pribadi pernah ditolak dengan alasan akun lebih dari satu. 

8. Menyetel Adsense Sebagai Iklan Alternatif Dari Program Lainnya

Untuk kasus yang satu ini terkadang ada beberapa publisher yang memasang iklan lain selain Adsense di situs mereka yang mungkin iklan tersebut tidak ramah saat disandingkan dengan Adsense.

Tapi, Adsense rupanya tidak mau diperlakukan sebagai alternatif kedua dalam hal ini karena kemungkinan iklan yang disandingkan lebih menonjol dari pada iklan Adsense.

Jadi jangan coba-coba lakukan hal tersebut jika ingin awet menjadi publisher Adsense.

9. Memasang Iklan Adsense Berdampingan Dengan Gambar

Yang seperti ini kemungkinan yang sering terjadi adalah saat kita memasang iklan berbentuk gambar atau multimedia berhimpitan (berdekatan) dengan image yang sengaja kita pasang.

Hal ini akan membuat pembaca salah paham dan mungkin mengira bahwa iklan yang muncul adalah bagian dari konten dan hal itu tidak diperbolehkan melanggar aturan penempatan iklan Adsense.

Jadi, aturlah posisi iklan agar jangan sampai terjadi kesalahpahaman tersebut, yang dapat menyebabkan masalah aturan pedoman Adsense dikemudian hari.

10. Meletakkan Iklan Adsense Selain di Halaman Konten

Halaman yang saya maksud di sini adalah misalnya halaman “Selamat Datang”, “Terima Kasih”, “Privasi Policy” atau halaman “error” dan lain semacanya.

Google Adsense tidak mengijinkan kita menaruh kode unit iklan Adsense pada halaman-halaman tersebut.

Mungkin ini untuk iklan yang di pasang manual, kalau iklan otomatis biasanya terpasang secara acak di situs website kita.

11. Konten Berhak Cipta

Banyak yang bertanya, apakah blog download bisa dipasang iklan Adsense?

Jawabannya bisa tidak, bisa iya.

Tidak, jika file yang disajikan dalam blog adalah berhak cipta.

Boleh, jika file yang disajikan karya sendiri atau karya orang lain dengan izin pemiliknya.

Kalau untuk masalah ini, saya pribadi melihatnya. Mungkin masih ada beberapa toleransi ya, karena untuk beberapa tulisan saya pribadi merasa sulit untuk mendapatkan score sampai 100% unik di beberapa artikel saya, jadi asalkan tidak sampai angka 80% plagiat (saya rasa masih aman).

12. Memberi Tautan Ke Situs yang Tidak Sesuai Kebijakan

Dengan memberikan tautan ke situs yang tidak sesuai kebijakan Google Adsense, dapat menyebabkan banned Adsense.

Jadi hati – hatilah, dan periksa apakah sumber yang diberi tautan tersebut terpercaya dan aman.

Kalau yang ini kemungkinan terkesan seperti menjebak atau tipu-tipu, dari beberapa platfom pengiklanan terkadang sering saya jumpai jenis iklan direcklink yang di pasang di sembarang tempat. Tapi ini kita bicara Adsense jadi harus patuhi aturan yang berlaku agar tidak terjadi penyesalan di kemudia hari.

13. Trafic Berbayar atau Membeli Traffic

Jika Anda membeli trafik dan Kamu memasang Adsense di situ, maka itu pelanggaran terhadap ToS Adsense.

Kalau yang ini sudah jelas ya, terkesan kita membeli taffic atau medorong orang atau beberapa pihak penyedia jasa traffic dll. Untuk mengunjungi situs atau bahkan mengklik iklan. Itu termasuk resiko di kemudian hari.

14. Memasang Pop Up

Memasang iklan dalam pop up dalam ukuran besar memenuhi layar, adalah hal yang dibenci oleh Adsense dan pengiklan.

Saat ini memang sudah diperbolehkan memasang iklan sticky, namun dengan rekomendasi untuk dekstop 729×90 di footer dan 600×160 disidebar.

Di tampilan mobilepun juga sudah diperbolehkan dengan rekomendasi ukuran iklan 320×50.

Intinya tidak menutupi konten hampir 50%.

Dan memasang hanya pop up, bertujuan untuk menjebak pengunjung.

Ini juga sangat dilarang keras.


Berikut cara  menghindari Banned Google Adsense dan Cara Mengatasi Banned Google Adsense.

Cara Menghindari Banned Google Adsense;

1. Pastikan sudah memahami penyebab banned diatas.

2. Tidak melanggar kebijakan Google Adsense.

3. Selalu cek apakah ada hal yang mencurigakan baik pada akun Google atau visitor, jika ada langsung laporkan.


Cara Mengatasi Banned Google Adsense

Beberapa pertanyaan sering ditanyakan terkait akun Adsense yang kebanned, Apakah akun dapat dipulihkan kembali? 

Dari beberapa pengalaman teman – teman publisher, sangat sulit. Jika bisapun data yang dilaporkan harus valid dan memang penyebab banned bukan dari kesalah Anda.

Berikut ini solusi cara mengatasi banned Adsense :

Langkah 1 : 

Anda langsung mengajukan banding setelah mendapat email akun di banned itu salah.

Kenapa?

Secara logika, dalam waktu singkat Anda tidak mungkin bisa mengumpulkan bukti bahwa Anda tidak bersalah.

Langkah 2 : 

Kumpulan data, terkait hal mencurigakan penyebab di bannednya akun Anda.

Seperti :

• Data tarfik yang mencurigakan,

• Log server,

• dan lainnya yang menurut Anda penyebab banned.

Screeshot semua bukti lalu upload di Google drive atau tempat lain yang mudah dijangkau.

Langkah 3 : 

Setalah semua siap dan Anda yakin penyebabnya, mulai ajukan banding.

Pastikan saat mengisi form sebaiknya menggunakan bahasa inggris, jika tidak bisa menggunakan bahasa inggris dengan benar, coba bahasa Indonesia yang baku.

Pastikan formulir yang diisi sesuai bukti dan jujur apa adanya, dan tidak basa – basi.

Tunggu beberapa hari, nanti akan ada email pemberitahuan.

Sampai disini semoga berhasil, akun Google Adsense Anda bisa pulih kembali.

Cara Cek Blog / Domain Banned Adsense

Saat hendak membeli blog atau domain yang akan dipasang iklan Google Adsense, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek apakah blog atau domain tersebut banned Adsense atau tidak.

Berikut ini cara cek domain banned Google Adsense atau tidak :

Langkah 1 : 

Banyak sekali pilihan situs untuk mengecek banned Adsense.

Namun dari pengalaman, http://proseotoolkit.com/adsense_checker.php  keakuratannya hampir 85% benar.

Langkah 2 : 

Kemudian masukkan nama domain.

Jika muncul pesan “….. is not suspended by Google Adsense and can show ads.“

Artinya domain tersebut aman.

Source: https://portal-uang.com/google-adsense/banned/

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain