Kenapa Artikel Blog Harus Selalu Di Update?

 

Ada beberapa pertanyaan yang mungkin sering ditanyakan oleh para content creator, mungkin diantaranya seperti artikel yang ada di blog yang sedang beberapa orang kelola saat ini. Terkadang sayapun juga bertanya-tanya. Kenapa artikel yang kita pernah post perlu diupdate. Jawabannya adalah artikel yang kita post tidak selamanya dia akan seperti ini terus modelnya, semuanya pasti berkembang. Karena diluar sana ada banyak sekali artikel-artikel yang mirip bahkan mungkin sama persis. 

Jadi perlunya kita update artikel adalah agar artikel kita tidak usang atau ketinggal dengan beberapa post artikel yang bertebaran tadi. Lebih jelasnya mari sama-sama kita bahas dan pelajar lebih lanjut karena sedikit gamabaran yang saya samapaikan tadi masih kurang detail dan ada beberapa yang mungkin tidak yakin dan paham juga.

Blog ini berumur sekitar 1 tahun dari pertengahan tahun lalau 2020, sudah ada beberapa ratus artikel didalamnya. Awalnya sebelum saya menemukan informasi ini saya tidak pedulikan artikel yangs sudah saya post. Karena beberapa alaasan (malas). 

Padahal dari beberapa artikel ada yang mempunyai teraffic lumayan banyak diawal saya post dikala itu. Lama kelamaan tanpa saya sadari hari demi hari mulain menurun dan saya tidak tau apapun penyeannya. Jadi saya terus membuat artikel baru tanpa pedulikan itu. 

Kemudian ada beberapa komentar yang masuk dari beberapa post tadi, yang menyarankan untuk update artikel karena ada beberapa tutorial yang saya tulis ternyata sudah tidak efektif lagi.

Menyadari hal tersebut, sejak beberapa waktu belakangan, sembari membuat setidaknya satu artikel baru setiap hari, saya juga melakukan update pada artikel lama. 

Keputusan melakukan update pada postingan lama memang bukan hal mudah. Karena dilain hal saya berniat terus menambah jumlah postingan, yang pada akhirnya harus terkendala waktu membuat artikel baru untuk update. Tapi kemudian saya sadar, yang lama juga jauh lebih penting dari sekedar menambah postingan. Karena menurut saya pribadi membuat tulisan atau artikel baru termasuk hal sulit, tidak seperti dulu lagi, karena saat akan membuat artikel dan saat akan menentukan topik yang akan ditulis, minimal harus riset dulu agar dapat membuat artikel yang berbeda dengan yang lain (minimal bukan artikel copy paste). 

Kembali ketopik lantas, Apakah semua artikel blog perlu di update?

Secara, kan banyak artikel masa harus diupdate semuanyakan? Capek.

Sebenarnya tidak harus, kamu hanya perlu melakukan update artikel blog yang memang harus di update.

Jika kamu nggak ingin mengupdate secara langsung di artikel yang sudah pernah kamu publish. Kamu bisa melakukan update artikel melalui artikel terbaru tapi jangan lupa untuk memasukkan link artikel lama. Ini juga termasuk alternatif agar tidak perlu update terlalu banyak.

Contohnya adalah artikel yang saya tulis, yaitu seperti tentang tutorial atau informasi. Ini perlu diupdate. Karena tutorial dan informasi yang pernah saya post pasti lambat laun mengalami perubahan.

Jadi, alasan utama kenapa artikel blog harus di update adalah karena kamu harus menyampaikan informasi paling update kepada pengunjung blog.

Kenapa? Agar pengunjung blog kamu nggak kecewa dan mereka mampu menyelesaikan permasalahan yang sedang mereka hadapi.

Sekaligus, hal ini akan membantu kamu mewujudkan impian kamu. Yaitu, membantu banyak orang melalui sebuah tulisan diblog sekaligus dapat menghasilkan banyak kunjungan (traffic).

Terlebih lagi untuk blog yang sudah berpenghasilan, kan lumayan bisa makin mengalir pundi-pundi uang.

Tapi, konsep ini hanya perlu kamu lakukan jika kamu ingin menjadi seorang blogger professional loh ya. Kalau nggak ya Gak Papa!

Berikut beberapa alasan yang pernah saya cari-cari dan pelajari perlunya artikel blog diupdate:

Pertama, Menampilkan Informasi Terbaru. Untuk yang satu ini di atas tadi sudah sedikit saya jelaskan mengenai update informasi.

Terkhusus untuk jenis blog yang menyajikan informasi atau berita-berita terupdate. Ini perlu agar pembaca tidak menganggap blog kita menyajikan informasi basi atau kadaluarsa.

Kedua, Mempercantik Tampilan Post. Seiring waktu berlalu, perubahan pun tak bisa dielakkan. Saat pertama membuat blog ini, bahkan pembaca dari smartphone belum seberapa. Sehingga saat itu yang saya pedulikan hanyalah pembaca desktop. Kadang gambar pun tidak jadi prioritas utama. Asal ada, maka jadilah.

Namun sekarang, estetika blog melalui tata letak, gambar visual yang digunakan sangat berpengaruh besar. Kebiasaan orang modern berubah menjadi lebih akrab dengan visualisasi. Dengan melakukan update pada postingan lama maka ada ruang untuk kembali menampilkan gambar menarik.

Sama halnya kalau kita menampilkan tutorial yang disertai gambar. Update yang dilakukan sejumlah teknologi sedikit banyak mengubah penggambarannya. Maka sebaiknya menampilkan gambar terbaru agar pembaca dapat mengetahui alur tutorial yang kita bahas. Sedikit tambahan, siapa tau yang ingin menganti atau mempercantik template atau  tampilan blog, itu mungkin juga bisa menjadikan sang pembaca lebih fresh dan nyaman melihat tampilah blog kita.

Ketiga,  Merapikan Penulisan. Sebagus apapun tulisan seseorang saat ini, ia pernah juga membuat tulisan yang kacau balau. Mungkin di sana sini typo atau pembahasannya terlalu bertele-tele. Maka sudah selayaknya artikel lama diperbaharui dengan penulisan yang kian manusiawi.

Saya pun ketika membaca artikel-artikel lama sangat sering menemukan kesalahan penulisan. Namun seiring perubahan, saya terus memperbaiki. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam merapikan tulisan. Salah satunya logika artikel yang tidak aneh atau amburadul.

Terkadang karena ingin terlihat tulisannya panjang, kata-kata tak penting ikut pula dimasukkan. Sehingga kita bahasnya apa, yang disinggung soal apa. Menurut logika, memperbaiki grammar dan menyunting kesalahan mengetik jadi alasan untuk melakukan update. Sedikit tambahan mungkin ada beberapa artikel yang tulisan fontnya berantakan, karena ada beberapa perubahan yang tidak sengaja merubah itu.

Keempat, Menjawab Komentar Secara Langsung Update artikel sama juga berkaitan dengan cara kita menindak lanjuti beragam pertanyaan yang masuk. Misal dalam artikel lama tersebut ada pertanyaan yang berulang kali ditanyakan pembaca. Atau kita menyadari bahwa pertanyaan itu penting. Maka sebaiknya melakukan update (memberikan jawaban yang sesuai dengan apa yang ditanyakan).

Komentar pembaca kadang lebih uptodate dari postingan kita, sehingga hal ini mestinya jadi perhatian pemilik blog.

Kelima, Memperbaharui Search Engine Optimization (SEO). Alasan paling penting dalam mengupdate artikel lama yakni ikut pula memperbaharui posisi SEO kita. Google melalui robot-robot perayapannya secara berkala melakukan update. Informasi yang akan mereka sampaikan ke pencari merupakan yang terbaru.

Postingan lama yang telah usang sering kali tidak lagi diperhatikan Google. Dengan melakukan update, robot Google akan dapat pemberitahuan kembali bahwa ada pemuktahiran informasi di blog kita. Sehingga peluang muncul di halaman depan pencarian Google terbuka lebar. Atau beberapa link yang broken bisa diupdate juga.

Jika mengikuti perkembangan teknik SEO saat ini, semisal gambar yang harus ada keterangannya, akan dengan mudah direalisasikan jika kita melakukan update.

Itulah beberapa alasan di atas saya rasa lebih dari cukup untuk melakukan update tulisan lama. Masih banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan. 

Catatan: Namun begitu, ada hal yang mesti diperhatikan ketika memutuskan melakukan update adalah:

• Jangan mengganti URL aslinya : Ketika mengganti URL lama, maka membuka peluang untuk menuju halaman error 404. Pun kalau kalian sudah menyiapkan halaman error 404 silahkan saja mengganti. Artinya sudah ada plugin atau alat redirection yang dipasang, sehingga ketika pengunjung datang akan dialihkan ke URL baru.

• Jangan menggati tanggal publikasi : Standar URL blogspot selalu memiliki bulan dan tahun. Jadi ketika mengganti tanggal publikasi, URL akan mengikut pada perubahan itu. Artinya sama saja mengganti URL lama. Sehingga sebaiknya tidak perlu mengganti tanggal publikasi.

• Jangan mengedit tulisan 100% : Meski yang kebanyakan saya lakukan adalah mengubah total isi tulisan, namun itu tidak saya sarankan. Sebaiknya edit atau update tulisan semestinya saja. Bukan apa-apa. Mengedit 100% tulisan sama saja membuat baru dan itu prosesnya cukup melelahkan. Yakin deh itu berat, biar aku saja.

• Jangan lupa beri disclaimer : Disclaimer penting dibubuhkan dalam update postingan agar pembaca tahu telah terjadi pembaharuan. Misal ada bagian dalam artikel yang diubah, sebaiknya beri disclaimer bahwa bagian tersebut telah diperbaharui pada waktu tertentu.

• Jangan lupa memantau : Setiap kita melakukan update, tak ada salahnya kita memantau tulisan lama tersebut. Apakah ada perubahan dari segi pencarian atau jumlah pembacanya meningkat atau tidak. Hasil pantauan ini akan menentukan langkah selanjutnya. Mungkin akan lebih banyak yang diupdate atau hentikan sama sekali.

Mengedit artikel lama bukanlah hal baru dalam dunia blogging. Sejak dahulu telah dilakukan banyak orang. 

Bagi saya pribadi, mending melakukan update artikel lama yang sudah dapat posisi di mesin pencari ketimbang memperbanyak tulisan dengan informasi yang hanya secuil. Karena artikel baru sekararang makin sulit untuk di index google dan makin sulit juga mencari topik dan tema baru yang harus dibuat. 

https://www.blogooblok.com/2018/03/5-alasan-perlunya-update-kembali.html


Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain