Cara Memasang Google Analytic di Blogspot dan WordPress disertai Gambar


Selamat datang di IMAGINATOR ID adalah blog yang membahas tentang berbagai hal mengenai tutorial, informasi, kumpulan soal-soal ujian, dan beberapa karya ilmiah untuk kali ini saya akan membahas salah satunya.

Cara pasang google analytic di blogger. Google Analytic adalah tool gratis dari google untuk memantau kinerja blog yang kita kelola. Dengan mengaitkan blog ke analytic, performa blog bisa kita pantau dengan mudah. Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dan hasilnya jauh lebih akurat dibanding menggunakan statistik di menu blogger.

Lho, emang di blogger ada menu statistik nya ya mas? dimana? fungsinya untuk apa saja?

Lahh, ada dong om, statistik di menu bawaan blogger berfungsi untuk mengetahui jumlah pageviews per hari/bulan, sumber trafik blog, dan demografi pembaca atau dari mana saja mereka berasal.

Tapi menunya terbatas, maka saya sarankan gunakan Google Analytic saja, lebih lengkap dan sama-sama punya google, jadi bisa dipercaya kebenarannya.

Nah, jika mau serius jadi blogger yang super duper keren seperti admin panduan ngeblog ini, (promosi dikit) hehe, wajib hukumnya untuk menautkan blog ke Google Analytic.

Cara membuat akun Google Analytic

Sebelum menggunakan Google Analytic, kita harus membuat akun terlebih dahulu. Caranya sangat mudah.

Langkah 1 : Masuk ke situs Google Analytic di https://analytics.google.com/ Lalu isikan email yang akan digunakan untuk pengaitan. Jika sudah akan terbuka tampilan awal seperti dibawah. Lalu klik “Mulai Mengukur“

Langkah 2 : Ketikkan judul blog di isian nama akun. setelah itu scroll ke bawah dan klik “Berikutnya“

Lalu pilih apa yang mau diukur. Karena untuk blog, pilih “Web” lalu klik “Berikutnya“


Selanjutnya mengisi nama akun, url blog, kategori, zona waktu. Jika sudah klik “Buat“


Langkah 3 : Mendapatkan ID pelacakan dan kode Javascript Google Analytic untuk di pasang di blog blogger.

Dengan mengikuti 3 langkah di atas, akun Google Analytic sudah berhasil kita buat. Tugas selanjutnya adalah memasang ID pelacakan dan kode Javascript ke blog di blogger.

Cara pasang Google Analytic di Blogger

Sebenarnya, hanya memasang ID pelacakan di blogger saja sudah cukup, tanpa memasang kode Javascript. Tetapi, jika kita menggunakan template costum, sebaiknya tempelkan kodenya di dalam mode html blog. 

Panduan kali ini saya akan mencontohkan memasang 2 kode sekaligus, ID pelacakan dan kode Javascript ke dalam blog.

Langkah 1 : Masuk ke akun blogger, lalu klik menu “Setelan” dan pilih “Lainnya” Paste ID pelacakan (UA-161627761-1) ke kolom Google Analytic. Setelah selesai, klik “Simpan setelan” di pojok kanan atas.

Langkah 2 : Memasang kode javascript di html blog. Masuk ke menu “Tema” lalu pilih “Edit HTML” dan pastekan kode Javasricpt tepat dibawah kode <head>. Jika sudah klik Simpan tema.


Langkah 3 : Jika sudah, kembali ke web Google Analytic untuk mengecek apakah kode sudah tertaut dengan benar. Jika langkah diatas dilakukan dengan benar, akan ada laporan di analytic.

Selesai, Selanjutnya Cara Memasang Google Analytics di WordPress

Cara mendaftar sama seperti sebelumnya, jadi langusung saja kita akan bahas cara memasangnya saja. Setelah kita mendapatkan ID Google Analytics, saatnya untuk memasangkannya pada WordPress. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, di antaranya:

Memasukan kode langsung ke dalam header WordPress secara manual atau dengan plugin.
Memasukan kode melalui tema WordPress.
Menggunakan kode dengan plugin khusus Google Analytics.
Lakukan salah satunya saja yah! tidak perlu tiga-tiganya.

1. Menambahkan Kode Google Analytics Secara Manual Melalui Header WordPress

Saya sudah menjelaskan sebelumnya bagaimana cara menambahkan sebuah kode pada header WordPress dengan mudah, baik secara manual maupun dengan bantuan plugin.

Untuk memasukannya secara manual, kamu bisa melakukannya melalui dashboard WordPress melalui menu TAMPILAN » PENYUNTING dan cari file header.php.

Masukan kode yang kamu dapat sebelumnya di antara tag <head> dan </head>.

CATATAN: Dengan cara ini, kode yang kamu masukan akan hilang bila kamu mengubah tema yang kamu gunakan. Jadi pastikan kamu melakukannya lagi bila kamu tetap ingin memonitor website kamu.

Untuk kamu yang lebih memilih menggunakan plugin, kamu bisa menggunakan plugin seperti Header and Footer untuk mempermudah proses di atas. Cukup pasang dan aktifkan plugin tersebut, kemudian masukan kode dari Google Analytics.

Simpan, selesai.

2. Menambahkan Kode Google Analytics Melalui Tema

Beberapa tema premium memiliki opsi untuk memasukan kode Google Analytics Tracking Code atau Google Analytics Tracking ID dengan mudah.

Kalau kamu menggunakan tema Divi dari Elegant Themes, pilih menu DIVI » OPSI TEMA » INTEGRASI. Kamu bisa meletakan kode pada header meskipun Divi menyarankan untuk memasukan kode pada </body>. Tapi tidak masalah, kamu bisa menggunakan yang mana saja.

Jangan lupa juga untuk mengaktifkan kode header atau </body> agar kode Google Analytic bisa bekerja dengan baik.

Cara memasang Google Analytics di WordPress yang memakai tema DIVI

Untuk kamu yang menggunakan tema Genesis dari StudioPress, kamu cukup masuk ke dalam dashboard WordPress dan pilih menu GENESIS » THEME SETTINGS. Scroll ke bawah sampai kamu menemukan pilihan HEADER AND FOOTER SCRIPTS. Masukan kode Google Analytics pada kotak isian HEADER SCRIPTS, kemudian simpan.

Cara memasang Google Analytics di WordPress yang memakai Genesis Framework

3. Menambahkan Kode dengan Plugin Khusus Google Analytics

Meskipun kamu bisa menggunakan plugin seperti Header and Footerseperti saya sebutkan sebelumnya, menggunakan plugin khusus adalah cara memasang Google Analytics yang akan memberikan kamu banyak kelebihan seperti adanya tampilan grafik dan statistik dari Google Analytics yang bisa kamu lihat langsung melalui dashboard WordPress. Selain itu, kamu tidak perlu memverifikasi ulang kode Google Analytics bila kamu mengganti tema yang kamu gunakan.

Ada banyak plugin yang bisa kamu gunakan seperti Google Analytics Dasboard for WP, WD Google Analytics, atau Google Analycator. Namun di sini saya akan menggunakan salah satu plugin yang cukup populer yaitu Google Analytics by MonsterInsights.

Setelah kamu memasang dan mengaktifkannya, masuk ke menu INSIGHTS » SETTINGS untuk mengaktifkan Google Analytics pada website WordPress.

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk mengautentikasi Google Analytics melalui plugin ini.

Cara pertama adalah dengan menekan tombol AUTHENTICATE WITH YOUR GOOGLE ACCOUNT. Setelah itu akan muncul Popup yang akan meminta kamu untuk menghubungkan plugin ini dengan akun Google kamu. Bila kamu sudah login, maka akan muncul kode verifikasi yang bisa kamu kopi dan salin ke dalam plugin. Terakhir, kamu hanya harus memilih profil website yang akan kamu tampilkan di dashboard plugin Insights.

Cara yang kedua adalah dengan memasukan Google Tracking ID secara manual. Cukup masukan kode yang sudah kamu dapat ke dalam kotak isian yang tersedia.

Satu hal yang harus kamu perhatikan, kamu tidak akan bisa menggunakan dashboard dari Insights bila kamu menggunakan cara ini.

Setelah selesai, klik tombol SAVE SETTINGS.

Periksa Apakah Kode Google Analytic Bekerja?

Setelah kamu selesai memasang Google Analytics pada website WordPress, mungkin kamu bertanya-tanya, “Kenapa grafik saya terlihat datar? Apakah saya sudah melakukannya dengan benar?”

Bila kamu menanyakan pertanyaan yang sama, jangan khawatir!

Google Analytic membutuhkan waktu dalam mengumpulkan data untuk membuat laporan yang akan ditampilkan, jadi wajar kalau kamu tidak bisa melihatnya langsung setelah memasang Google Analytics.

Lalu bagaimana kamu bisa memeriksa kalau Google Analytics sudah berhasil terpasang?

Untuk kamu yang penasaran, kamu bisa masuk ke Google Analytics dan masuk ke menu ADMIN » TRACKING INFO » TRACKING CODE. Di sini kamu bisa melihat status tracking ID yang sudah kamu pasang. Kamu juga bisa mengirimkan TEST TRAFFIC untuk memeriksa apakah layanan Google ini sudah bekerja dengan baik atau belum.

Lihat Statistik Website pada Google Analytics

Untuk melihat laporan statistik, kamu cukup masuk ke menu REPORTING pada bagian atas dashboard Google Analytics. Bila data kamu sudah memadai, kamu bisa melihat sebuah display grafik yang secara default akan menampilkan jumlah pengujung yang datang ke website kamu.

Untuk melihat performa parameter lainnya, kamu bisa memilih menu yang ada pada kolom sebelah kiri.

Kalau kamu baru pertama kali menggunakan Google Analytics mungkin kamu akan sedikit kewalahan karena ada banyak sekali metrics yang digunakan untuk mengukur website kamu.

Beberapa area yang kamu perlu lihat pertama kali pada Google Analytics dan mungkin perlu juga kamu monitor secara berkala antara lain:

Audience » Overview – Untuk mengetahui berapa banyak pengunjung yang datang.
Acquisition » All Traffic » Channels – Untuk melihat dari mana saja asal trafik, apakah dari organic search, iklan, sosial media, situs lain, dll.
Behavior » Site Content » All Pages – Untuk mengetahui beberapa metric seperti pageview, waktu rata-rata, hingga bounce rate dari masing-masing pos dan laman kamu.
Note: Data yang ada pada Google Analytics hanya akan memperhitungkan data dari mulai kamu memasang kode pada website dan tidak memperhitungkan data sebelumnya.

Google Analytics adalah tools yang sangat ampuh dalam membantu kamu menganalisa kelebihan dan kekurangan yang ada pada website kamu. Dan hebatnya semua fitur yang ada pada layanan ini gratis. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukannya meskipun kamu belum menggunakannya sekarang.

Bukankah semakin banyak data akan semakin bagus?

Nah begitulah, cara memasang kode Google Analityc ke blogspot dan wordprerss. Gampang kan? 

Perbedaan data statistik Blogger dengan Google Analytic
Jika sudah memasang Google Analytic di blog, jangan lupa juga untuk memfilter Google Analytics agar data yang berasal dari alamat IP kamu tidak ikut terlacak. data kunjungan dan data pendukung lainnya mulai bisa dilihat dan dipantau di google analytic. Tapi jangan heran ya, nanti datanya ada perbedaan dengan data statistik di Blogger.

Kalau kamu pasti lebih percaya sama yang memberikan data statistik lebih besar, ya kan?

Enggak bro, justru data statistik yang paling akurat adalah dari Google Analytic. Kenapa bisa begitu? Karena dia bisa membedakan pengunjung manusia dan pengunjung bukan manusia (BOT). Lain cerita dengan Blogger, semua yang mampir akan dicatat sama dia.

Maka jangan heran ya, kalau data statistik di Blogger jauh lebbih besar dibanding dengan data Google Analytic. Mungkin ada yang masih binggung bagaimna cara memasang Google Analytics untuk akun yang berbeda, sebenarya cara memasangnya sama saja seperti saat menautkan akun yang berbeda pada saat mendaftar akun adsense.

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain