Cara Melakukan Riset Keyword Dengan Keyword Tools Online

Selamat datang di IMAGINATOR ID adalah blog yang membahas tentang berbagai hal mengenai tutorial, informasi, kumpulan soal-soal ujian, dan beberapa karya ilmiah untuk kali ini saya akan membahas salah satunya.

Riset keyword kerap kali menjadi trik ampuh ketika mengalami deadlock ide postingan. Selain itu, riset keyword juga wajib dilakukan jika kalian ingin memiliki website/blog dengan banyak traffic yang bisa meningkatkan potensi penjualan. Sayangnya, tidak banyak blogger yang tau bagaimana cara riset keyword yang baik dan benar sehingga artikel yang ditulis kadang kurang optimal.

Apa itu Keyword?

Keyword atau kata kunci merupakan satu atau rangkaian beberapa kata yang diketikkan oleh pengguna dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dari website yang ada di internet. Contoh dari keyword misalnya “Cara membuat website Blogger”, “Hosting Indonesia terbaik”, atau “Beli domain murah”

Dalam istilah digital marketing keyword dibedakan menjadi dua jenis, yakni paid keyword dan organic keyword. Sama seperti namanya, paid keyword merupakan kata kunci berbayar yang muncul dari iklan. Sedangkan organic keyword ialah kata kunci yang secara natural berasal dari pengunjung tanpa perlu mengeluarkan uang.

Mencari keyword yang banyak dicari memang susah-susah gampang. Anda bisa menemukan keyword long tail maupun short tail yang banyak dicari sekaligus rendah kompetisi melalui berbagai cara. Di bawah ini sudah kami rangkum cara riset keyword menggunakan beberapa tool jika Anda tertarik untuk mempelajarinya.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan riset keyword :

1.    Menetapkan Goal

Anda harus menetapkan terlebih dahulu apa tujuan akhir yang ingin dicapai dari riset keyword yang anda lakukan. Apakah pengunjuang sebanyak-banyaknya. Atau calon pembeli potensial. Atau penggemar. Atau yang lainnya

Tanpa tujuan yang jelas, maka pencarian kata kunci juga akan semakin sulit.

Jika anda mengelola sebuah bisnis, maka tujuan pencarian kata kunci sangat terkait dengan tahapan marketing funnel yang menjadi sasaran.

2.    Mencari Keyword Dasar

Langkah awal yang patut dilakukan untuk riset keyword yaitu mencari keyword dasar atau disebut juga benih keyword. Keyword dasar tersebut harus memiliki kaitan dengan topik artikel atau blog. Penggunaan keyword dasar ini bertujuan untuk menemukan  variasi keyword lainnya yang dinamakan sebagai keyword turunan.

Biasanya keyword dasar terdiri atas hanya satu sampai dua kata. Keyword dasar ini tergolong  kategori keyword short tail. Meskipun tergolong demikian namun jangan khawatir karena dapat diubah menjadi long tail keyword melalui penggunaan keyword turunan. Hal yang paling diperlukan untuk mencari keyword dasar ini hanya bermodalkan insting saja.

Bagaimana kata kunci dasar yang kira-kira berkaitan dengan niche atau topik blog maupun website.Sebagai contohnya blog atau website yang temanya informasi dan teknologi, maka dapat dipastikan keyword dasarnya yakni internet, komputer, laptop, gadget, dan lainnya. Sesungguhnya untuk menemukan keyword dasar ini bukan hal yang sulit hanya bermodalkan ketekunan dan insting.

3.    Mencari Long Tail Keyword

Setelah menemukan daftar keyword dasar, maka akan digunakan untuk menemukan keyword turunan yang kata kuncinya panjang lebih dari dua kata. Caranya dapat dengan menggunakan mesin pencari keyword seperti keyword tools atau google adwords. Jika tujuan blog kamu lebih condong untuk menghasilkan uang sebaiknya menggunakan keyword planner dari google adwords.

Daftar keyword yang direkomendasikan dapat dengan mudah terlihat dengan menggunakan keyword tools tersebut. Dapat menampilkan variasi keyword lebih dari dua atau tiga kata. Kata kunci yang ditampilkan biasanya yang telah banyak dicari pengguna mesin pencarian. Selain itu telah terjamin keakuratan dari beragam keyword rekomendasi tersebut.

4.    Menganalisis Hasil Pencarian Keyword Berikut Tipsnya

Selanjutnya akan dilakukan analisis terhadap jumah keyword pencarian pada mesin pencari. Hasil dari berbagai keyword long tail. Apabila tidak ingin repot maka dapat memanfaatkan fitur keyword planner dalam google adwords. Langkah pertama yang dilakukan dengan masuk ke website google adwords terlebih dahulu.

Kemudian pilih dan klik kotal ‘get search volume data and trends’, setelah itu barulah blogger dapat mengupload list keyword sebelumnya yang disimpan. Setelah itu klik tombol yang bertuliskan ‘get search volume’. Hasil dari keyword planner ini kemudian dapat didownload dengan file formatnya .csv. File yang telah didownload tersebut dapat dipilih, kata kunci mana yang cocok dan paling bagus didasarkan pada tingginya angka pada mesin pencarian.

Wajib digaris bawahi adalah data-data dari Keywords Planner ini tidak akurat secara menyeluruh. Apabila pada situs tercantum berapa besar jumlah pencarian setiap bulannya misal 1000 pencarian. Hal ini tidak dapat dijadikan patokan bahwa pengunjung blog sedikitnya akan mendulang angka 1000 setiap bulannya.

Mungkin dapat terjadi sesuai dengan ekspektasi blogger jika traffic pengunjung menempati posisi pertama pada google search. Pengunjung yang berdatangan dapat  lebih banyak dari hasil analisis google adwords, bisa juga lebih sedikit dikunjungi atau sepi seperti kuburan.

5.    Menganalisis Tingkat Persaingan

Terdapat poin yang tidak kalah pentingnya yaitu melakukan analisa pada tingkat persaingan. Analisa tersebut ditujukan pada mesin pencari yakni google. Disesuaikan dengan tingkat kemampuan strategi SEO yang dimiliki blogger. Analisis tingkat persaingan keyword ini dapat dilakukan secara manual. Data tingkat persaingan keyword ini biasanya menggunakan situs keyword tools bukan google adwords.

Sebab hasil dari tingkat persaingan yang dikeluarkan oleh google adwords tepatnya keyword planner merupakan persaingan iklan. Para pengiklan dari google adwords tersebut bukan keyword pada mesin pencarian dalam google sendiri. Beberapa tips untuk mengoptimalkan riset persaingan keyword yang pertama adalah memilih keyword yang hasil pencarian pada mesin pencari lebih dari satu juta klik.

Kedua adalah memilih keyword dengan angka hasil pencarian pada google satu juta atau lebih. Selanjutnya, yang ketiga jangan memilih keyword yang sering digunakan dengan kata lain dikuasai oleh berbagai web otoritas contohnya adalah wikipedia. Keempat tidak diperkenankan memilih keyword yang sudah digunakan oleh web dengan pagerak lebih. Kelima adalah tidak memilih keyword yang sudah dikuasi oleh web page authority maupun domain authority lebih dari  50.

6.    Mengeksekusi Keyword Pilihan

Akhirnya setelah menemukan bentuk keyword yang benar-benar pas dan bagus maka diambil langkah untuk mengoptimasi penggunaan keyword pilihan tersebut. Caranya adalah dengan membuat penyebaran keyword pada tulisan dengan ketentuan tertentu. Keyword yang didapat dari cara riset keyword tanpa dilakukan optimalisasi maka akan sia-sia. Sedangkan dari segi jumlah pengunjung akan menjadi stagnan dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan

Berikut cara riset keyword dengan bantuan keyword tool yang dapat anda gunakan secara gratis:

1. Ubersuggest

Ubersuggest adalah sebuah keyword tool yang dimiliki digital marketer ternama, Neil Patel. Anda dapat menggunakan keyword tool ini tanpa perlu membayar sepeser rupiah pun.

Cara riset keyword dengan Ubersuggest pun cukup mudah. Anda hanya perlu mengetik keyword apa yang ingin Anda gunakan dan wilayah yang ingin Anda targetkan.  

Ubersuggest akan memberikan informasi mengenai berapa besar volume pencarian keyword tersebut, kadar kesulitan keyword, dan saran keyword terkait yang bisa digunakan.


Dapat dilihat bahwa volume pencarian kata kunci tersebut adalah 9900 pencarian per bulan. Kemudian nilai kompetisinya adalah 0.07. Angka ini menunjukkan tingkat kesulitan untuk berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Semakin besar angkanya, semakin sulit untuk meraih posisi pertama di hasil pencarian Google.

Selain itu, Ubersuggest juga akan memberikan saran keyword yang masih berkaitan dengan keyword yang Anda ketik di kolom search. Saran yang diberikan untuk kata kunci “membuat blog” adalah sebagai berikut:

Ubersuggest memberikan 941 saran keyword yang berkaitan dengan “membuat blog”. Anda dapat mengurutkan saran keyword tersebut berdasarkan volume pencarian (search volume), cost per click (CPC), atau nilai kompetisi (competition). Untuk contoh di atas kami mengurutkan saran keyword berdasarkan search volume tertinggi ke search volume terendah.

2. Google Trends

Tidak hanya menyediakan mesin pencarian, Google juga menyediakan tool untuk melakukan riset keyword, yaitu Google Trends. Kabar baiknya, layanan keyword tool dari Google ini disediakan secara gratis kepada para penggunanya.

Anda dapat mengatur wilayah sesuai negara yang Anda targetkan. Untuk percobaan ini, kami menggunakan Google Trends Indonesia. Berikut adalah hasil percobaan kami dengan kata kunci “membuat blog”:

Anda akan mendapatkan grafik pergerakan keyword yang Anda cari. Google Trends menyediakan grafik pergerakan keyword dari satu jam terakhir sampai lima tahun terakhir. Jadi Anda bisa melihat naik turunnya popularitas sebuah keyword dari waktu ke waktu.

Seperti cara riset keyword sebelumnya, Google Trends juga memberikan saran long tail keyword yang masih berkaitan dengan yang Anda cari secara real time.

3. KWFinder

Keyword tool ketiga adalah KWFinder. Sama dengan Uberseuggest, KWFinder memberikan informasi volume pencarian (search volume), tingkat kesulitan (keyword difficulty), dan SERP dari sebuah keyword. 

Kami menggunakan kata kunci yang sama untuk percobaan, yaitu “membuat blog”. Hasilnya dapat Anda lihat seperti di atas, tetapi saran kata kunci yang dapat dilihat pada percobaan ini terbatas.

Kekurangan dari KWFinder adalah tidak sepenuhnya gratis. Anda hanya bisa mencari dua kata kunci secara gratis. Untuk melanjutkan pemakaian, Anda harus mendaftar sebagai anggota dan Anda dapat melakukan lima riset keyword setiap 24 jam dengan 50 saran kata kunci per pencarian.

Jika akun gratis belum mencukupi kebutuhan, Anda juga dapat membeli paket premiumnya. KWFinder menyediakan tiga paket premium dengan spesifikasi berbeda. Paket premium termurah memungkinkan Anda untuk melakukan riset keyword sampai 100 kali pencarian per 24 jam.

Paket termahalnya memungkinkan Anda untuk melakukan riset keyword hingga 1200 pencarian per 24 jam. Jika ketiga paket tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan Anda, Anda bisa meminta paket khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.  

4. MOZ

Selanjutnya, Anda juga dapat menggunakan keyword tool MOZ. Untuk dapat menggunakan fitur-fitur MOZ ini, Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebagai anggota. Setelah melakukan pendaftaran Anda akan mendapatkan 10 riset keyword.

Kami mencoba mendaftar akun gratis MOZ dan menggunakan kata kunci yang sama seperti percobaan-percobaan sebelumnya. Berikut adalah hasilnya:


Dari gambar di atas dapat dilihat cara riset keyword menggunakan akun gratis tidak memberikan hasil maksimal. Hasil riset keyword ini tidak memberikan informasi volume pencarian per bulan. SERP yang ditunjukkan juga hanya sampai tiga situs teratas. 

Tentu cara riset keyword seperti di atas tidak dapat memberikan hasil maksimal untuk blog atau website Anda. Anda dapat menggunakan kesempatan Free Trial selama 30 hari yang disediakan MOZ. Setelah 30 hari, Anda akan dikenai tagihan 179 US Dollar per bulan.

5. SEMrush

Keyword tool selanjutnya adalah SEMrush. Sebelum menggunakan SEMrush, Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebagai anggota yang tersedia secara gratis.

Pemilik akun gratis SEMrush akan mendapatkan akses untuk melakukan riset keyword 10 kali pencarian dalam 24 jam.

Kami melakukan percobaan dengan menggunakan kata kunci “membuat blog” dan hasilnya seperti yang dapat Anda lihat di atas. Anda akan mendapatkan saran long tail keyword. Selain itu, Anda juga dapat melihat situs-situs mana saja yang berada di halaman pertama hasil pencarian kata kunci tersebut.  

Sayangnya, akses akun gratis di SEMrush terbatas. Anda tidak dapat melihat semua saran kata kunci (keyword suggestion) yang dihasilkan. SEMrush menyediakan versi trial selama 7 hari dan selanjutnya akan dikenai biaya per bulan mulai dari 99 US Dollar.

6. Answer The Public

Untuk keyword tool satu ini tidak tersedia dalam bahasa Indonesia. Answer The Public hanya menyediakan beberapa pilihan bahasa asing, salah satunya adalah bahasa Inggris. Meskipun hanya tersedia dalam bahasa Inggris, cara riset keyword ini kami rekomendasikan karena saran keyword yang diberikan cukup lengkap dan komperehensif.

Anda dapat melakukan riset keyword yang akan Anda gunakan di blog atau website melalui keyword tool ini. Answer The Public memberikan saran kata kunci dengan format 5W+1H (What, Where, When, Why, Who, dan How).

Anda bisa memperoleh ide-ide untuk konten blog atau website dari hasil riset keyword bahasa Inggris ini. Mungkin Anda akan menemukan keyword yang berpotensi populer jika dibuat dalam bahasa Indonesia. Dan yang terpenting Anda bisa menggunakan Answer The Public secara gratis.

7. Soovle

Keyword tool kedua adalah Soovle.  Berbeda dari keyword tool sebelumnya, Soovle tidak memberikan informasi volume pencarian (search volume), tingkat kesulitan (keyword difficulty), dan SERP.

Soovle hanya memberikan saran long tail keyword populer di beberapa situs besar seperti Google, Bing, Youtube, Yahoo, Amazon, Wikipedia, dan Answer.com. Kami kembali menggunakan kata kunci “membuat blog” sebagai bahan percobaan. Hasilnya adalah sebagai berikut:


Hasil pencarian di Soovle tidak seakurat hasil pencarian di Ubersuggest, SEMRush, KWFinder, Google Trends, dan MOZ. Bisa dilihat pada gambar di atas, Soovle hanya memberikan saran kata kunci saja, tanpa detail berapa banyak volume pencarian tersebut terjadi atau tingkat kesulitan sebuah keyword.  

Fitur lain yang disediakan oleh Soovle adalah Daily Top Keyword (Top Kata Kunci Harian). Namun, sayangnya top keyword ini hanya berlaku di pada kata kunci bahasa Inggris. Soovle tidak menyediakan top keyword berdasarkan wilayah atau bahasa tertentu.

8. Google Related Search

Selain Google Trends, Google juga menyediakan cara riset keyword lain, yaitu related search. Setiap kali melakukan pencarian dengan Google, hasil yang disediakan tidak hanya mencakup artikel-artikel dengan kata kunci yang diketik. Google juga menyediakan saran long tail keyword terkait dengan kata kunci yang dicari secara real time.

9. Keyword Shitter

Keyword tool gratis terakhir adalah Keyword Shitter. Cara riset keyword dengan menggunakan Keyword Shitter cukup sederhana. Anda hanya perlu mengetik keyword yang Anda inginkan dan Keyword Shitter akan memberikan saran-saran long tail keyword untuk kata kunci tersebut.

Saran kata kunci yang diberikan mencapai 1394 kata kunci untuk “membuat blog”. Anda bisa menggunakan keyword tool ini untuk menemukan kata kunci sebanyak-banyaknya yang berkaitan dengan blog dan website Anda. Kabar baiknya, keyword tool ini gratis sehingga tidak akan membebani kas Anda.

Itulah beberapa cara mengenai riset keyword. Semoga bisa membantu kalian untuk menemukan ide-ide baru dalam pembuatan konten, ingat!!! Jangan copy paste. “Karena karya original lebih keren dari pada copy paste”

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain