10 Macam Penyebab Loading Blog atau Website Lambat


Selamat datang di IMAGINATOR ID adalah blog yang membahas tentang berbagai hal mengenai tutorial, informasi, kumpulan soal-soal ujian, dan beberapa karya ilmiah untuk kali ini saya akan membahas salah satunya.
Ada banyak penyebab loading blog lambat sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu selesai memuat seluruh halaman blog. Dampaknya, trafik kunjungan pada website tersebut akan rendah jika yang menciptakan penyebab adalah website/situs itu sendiri. Pengunjung atau visitor blog akan balik kanan atau klik tanda (x) di sudut kanan atas. Mereka akan lebih memilih untuk mencari informasi di website lain.
Namun jika penyebabnya adalah komputer atau koneksi internet milik si pengguna, maka itu sudah menjadi resiko mereka.

Berikut ini 10 macam penyebab yang paling sering membuat loading blog lambat untuk perlu kita ketahui;

1. Menggunakan Tema/ Template yang “Berat”
Tampilan website yang manis memang akan mampu menarik pengunjung. Namun, bukan berarti Anda boleh mengorbankan performa website Anda demi tampilan. 
Beberapa tema dengan atribut visual dan animasi yang menarik cenderung “berat”. Alasannya, semakin banyak elemen tambahan seperti extra toolbar, slider, dan lainnya. Semua itu membutuhkan lebih banyak kode pemrograman yang pada akhirnya membuat loading website semakin lama.
Belum lagi, jika pengunjung mengaksesnya melalui ponsel menggunakan jaringan seluler dan tema yang digunakan belum mendukung mobile responsive.

2. Performa Server Kurang Optimal
Performa server merupakan kunci dari kecepatan website. Server berfungsi menyimpan semua data dari website sekaligus melayani permintaan data dari pengunjung website tersebut. 
Jika server yang digunakan tidak optimal, website akan menjadi lambat. Lalu, apa saja faktornya? Ada dua faktor utama: jenis server yang digunakan, dan lokasi server.
Saat ini, Apache memang merupakan server paling populer. Namun, LiteSpeed terbukti memiliki performa yang lebih baik. Dari sebuah hasil uji coba, Litespeed memberikan hasil 84% lebih cepat dari Apache. Artinya, jenis server yang Anda gunakan sangat mempengaruhi kecepatan website.
Selain itu, lokasi server juga faktor penting. Semakin jauh lokasi server dari pengunjung, semakin lama proses untuk melayani permintaan data. 
Jadi, jika pengunjung Anda mayoritas dari Indonesia, sebaiknya pilih server yang berlokasi di Indonesia. Jika servernya di Amerika, bisa saja berakibat pada proses loading yang tak berkesudahan hingga adanya pesan error.

3. Salah Konfigurasi
Anda tentu tidak akan menggunakan pengaturan default untuk website Anda, bukan? Ya, melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan memang bisa meningkatkan performa website menjadi lebih baik. 
Yang perlu diingat, jika terjadi kesalahan konfigurasi, hasil yang didapat justru sebuah website yang lambat diakses. 
Beberapa pengaturan yang bisa Anda modifikasi di antaranya pengaturan update, pengelolaan database, manajemen posting dan tautan.
Tidak hanya itu, kesalahan konfigurasi juga akan memunculkan pesan error. Hal ini berakibat tidak baik terhadap kepercayaan pengunjung pada website Anda. 

4. Database Terlalu Besar
Menyimpan banyak data pada server akan mempengaruhi kecepatan website Anda. Contohnya, ketika Anda memiliki terlalu banyak postingan pada website yang berisi file berukuran besar.
Bahkan, tak jarang terdapat banyak data tersimpan yang sebenarnya sudah tidak lagi diperlukan. Misalnya, deleted post yang masih berada di Trash, atau beberapa plugin yang hanya Anda dinonaktifkan tanpa dihapus. 
Penggunaan database yang terlalu besar juga terjadi jika Anda kerap mengumpulkan data dari pengunjung. Itulah alasan website membership rentan terhadap kendala website lambat.

5. Penggunaan Gambar tanpa Optimasi
Untuk menciptakan konten yang menarik, peran gambar sangat penting untuk memberikan ilustrasi. Banyak website yang menggunakan gambar dengan kualitas terbaik dalam setiap postingan website mereka. 
Yang tidak disadari adalah sebagian besar gambar tersebut ternyata belum dioptimasi. Inilah salah satu penyebab website lambat diakses. 
File gambar yang besar akan memakan banyak bandwidth dan membebani server. Ketika pengunjung mengakses konten berisi berbagai gambar berukuran besar, proses loading akan menjadi lama. 
Selain itu, banyaknya penggunaan format gambar yang cenderung berukuran besar seperti GIF dan PNG juga akan mempengaruhi loading website Anda. 

6. Adanya Render Blocking JavaScript
Bagi sebuah website, JavaScript berguna untuk memberikan fungsi interaktif. Website Anda akan semakin menarik dengan hadirnya konten yang dinamis. 
Akan tetapi, cara kerja JavaScript berpotensi menimbulkan render block yang menjadi penyebab website loading lebih lama. Render block adalah kondisi delay di mana semua file termasuk JavaScript harus loading secara sempurna, baru ditampilkan. 
Cara kerja ini memang bertujuan menampilkan halaman website yang sudah tertata rapi. Namun, pengunjung akan dibuat menunggu selama proses berlangsung dan melihat halaman kosong saja. 

7. Pengelolaan Cache Tidak Optimal
Caching adalah proses penyimpanan sementara file HTML supaya halaman website lebih cepat diakses untuk permintaan berikutnya. Dengan cara ini, penggunaan bandwidth lebih minimal dan proses loading menjadi lebih cepat.
Tentu saja caching yang dimaksud di sini adalah server-side caching atau proses caching di server. Server yang digunakan sangat mempengaruhi kerja dari server-side caching ini.  
Tidak hanya itu, banyak pemilik website yang tidak melakukan optimasi website mereka dengan memasang cache plugin. Akibatnya, performa website menjadi kurang maksimal.  
   
8. Terlalu Banyak Iklan
Iklan bisa menjadi sumber penghasilan dari sebuah website. Namun, membanjiri website Anda dengan terlalu banyak iklan merupakan penyebab website lambat diakses. 
Tidak hanya itu, memasang iklan pada website akan mempengaruhi jumlah HTTP request (permintaan data ke server). 
Ada beberapa tools untuk melakukan pengecekan kondisi ini. (Akan kami bahas di bagian berikutnya). Idealnya jumlah HTTP request  yang tercatat antara 30 hingga 50. Namun, jika sudah mencapai angka 400 request seperti di contoh ini, tentu akan menghasilkan performa tidak baik.

9. Banyaknya Spam
Jika terus menerus menerima pesan yang tidak jelas, Anda adalah korban spamming. 
Mayoritas spam memang untuk email. Namun, saat ini sudah menyasar pada komentar di blog. Spam akan membuat pengunjung website tidak nyaman. Selain itu juga akan menurunkan kredibilitas website Anda. 
Namun, yang tak kalah penting, banyaknya spam akan membebani kinerja website. Jika terus terjadi, kecepatan website bisa menurun dan upaya SEO Anda juga akan terdampak.

10. Koneksi internet lambat
Sambungan internet yang kita gunakan memiliki speed atau kecepatan yang rendah. Selain itu, terkadang jaringan operator pada koneksi internet yang kita gunakan sedang mengalami gangguan meskipun kita menggunakan koneksi internet yang high speed. Jika hal-hal semacam ini terjadi maka akan menyebabkan loading website lambat ketika kita sedang mengakses website apapun.

Sekian, semoga bermanfaat. bila ada tambahan atau keluhan silahkan tinggal komentar dibawah.

Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain