5 Cara Mengatasi Jingling (Auto Visitor) di Blog

Selamat datang di IMAGINATOR ID adalah blog yang membahas tentang berbagai hal mengenai tutorial, informasi, kumpulan soal-soal ujian, dan beberapa karya ilmiah untuk kali ini saya akan membahas salah satunya.

Jingling adalah salah satu cara meningkatkan trafik blog dengan instan, cepat dan berlaku singkat. Trafik datang dari berbagai sumber dengan memanfaatkan situs jingling yang ada, setelah itu anda bisa menyaksikan trafik meledak dan menghasilkan grafik yang meroket di Dashboard blog anda.

Trafik Blog memang salah satu poin penting dalam Make Money from Blog, tanpa adanya trafik, pendapatan tidak akan maksimal, dan umumnya juga akan memudarkan semangat blogger untuk terus menulis.

Fenomena Jingling di Dunia Blogger

Istilah jingling pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 silam, sebagai sebuah software auto visitor yang berasal dari China. Situs resminya bernama Spiritsoft dan Ipts (dalam bahasa Inggris).

Kerja utama software jingling ini adalah dengan cara mengumpulkan alamat IP dari berbagai negara, yang kemudian dimanfaatkan oleh aplikasi jingling untuk menciptakan visitor palsu.

Di Indonesia sendiri, situs penyedia jasa Jingling sudah cukup bertebaran dan bisa diakses secara bebas. Namun mirisnya, keberadaan situs-situs tersebut malah jadi blunder dan disalah-gunakan oleh sebagian blogger untuk menjahili komprtitor.

Fenomena dan Cara menangkal Jingling sempat heboh di grup Blogger Indonesia yang ada di Facebook, dimana setiap kali Share link di grup, tidak lama setelah itu blognya akan menerima serangan jingling. Data ini saya dapatkan berdasarkan pengakuan mereka-mereka disana.

Hal ini tentunya menjadi suatu kekhawatiran dan ketidaknyamanan dalam ngeblog. Mengapa demikian? Karena Pihak Google sendiri menyatakan dengan jelas bahwa menggunakan tindak auto visitor sangat dilarang karena termasuk salah satu Teknik Black Hat SEO.

Bagi situs yang terkena atau terinfeksi jingling, berpeluang mendapatkan teguran dan sanksi dari pihak Google, mulai dari Penutunan Ranking di mesin pencari, sehingga visitor organik anda akan menurun drastis.

Dibawah ini adalah 2 Foto SS dari blog percobaan yang saya buat, untuk mempraktekkan dan membuktikan darimana sumber trafik dan jumlah visitor, serta bentuk grafik yang diciptakan :

Foto diatas menunjukkan Traffic Source-nya yakni dari Amerika Serikat, Indonesia dan Ukraina, serta penayangan menurut Browser yang dipakai.

Nah, sedangkan yang kedua ini menampilkan sumber link yang berasal dari mesin pencari dan media sosial, serta tampilan grafik dari trafik yang dihasilkan. Mengerikan, bukan?

Namun jangan khawatir, disini saya akan coba menjabarkan mengenai beberapa Tips dan Cara mengatasi Jingling (Auto Visitor), serta cara mengatasi blog yang terkena jingling, bisa dipraktekkan saat ini juga.

Karena cara-cara dibawah ini sejatinya adalah pelajaran dan pengalaman yang saya alami sendiri, dan juga anda. Apa saja tipsnya? Berikut ulasannya.

5 Cara Menghindari Jingling traffic ke Blog kita

Beberapa cara yang saya tuliskan di atas adalah tips dalam menghindari jingling dari luar. Sebagai pertahanan tambahan, baik kiranya untuk mencoba cara berikut, supaya keamanan blog anda menjadi bertambah dari bagian dalam. Beberapa cara tersebut antara lain :

1. Memasang Script Anti Jingling

Cara mengatasi Jingling yang pertama adalah memasang script anti Jingling Terbaru. Disini saya tidak akan membagikan scriptnya, anda bisa Browser sendiri dengan kata kunci “Script Anti Jingling” di Mesin Pencari.

Mengapa saya tidak membagikan scriptnya?

Karena saya tidak tahu apakah ada efek negatif atau kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa ditimbulkan dari script jingling ini, baik itu berpengaruh ke PageSpeed maupun yang lainnya.

2. Mengatasi Jingling dengan Mengatur Robots.txt

Cara kedua adalah dengan menyeting Robot.txt pada blog anda. Anda bisa mencobanya sekarang juga, dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Buka akun Blogger anda
  • Klik Setelan > Preferensi Penelusuran > Robot.txt khusus > Edit
  • Copy dan pastekan kode dibawah ini ke dalam kolom yang tersedia :

User-agent: Mediapartners-Google
Disallow:
User-agent: Googlebot
Allow: /
Disallow: /search
User-agent: *
Disallow: /

Sitemap:https://www.namadomain.com/feeds/posts/default?orderby=UPDATED

Catatan : Ganti https://www.namadomain.com dengan URL Homepage Blog anda > klik Simpan / Save.

Penjelasan mengenai Script diatas :

User-agent: Googlebot
Allow: /


Ini artinya cuma robot google saja yang bisa merayapi blog anda seluruhnya.

User-agent: *

Disallow: /

Mencegah dan membatasi semua robot perayap (bot) lain untuk mengakses blog anda kecuali google saja.

3. Hati-hati saat share link di Grup Blogger

Memang terdengar sangat aneh, namun inilah kenyataan. Grup Blogger di Facebook tidak lagi sama dengan keadaan beberapa tahun yang lalu, dimana memang benar-benar digunakan untuk promosi dan diskusi sehat.

Namun sekarang tidak. Secara mayoritas, Setiap blogger menganggap blogger lainnya adalah Kompetitor di grup-grup tersebut, meskipun Tema dan jenis artikel sangat jauh berbeda.

Ini adalah revolusi besar-besaran terhadap segenap anggota grup tersebut. Dimana mereka tidak lagi berlomba-lomba untuk saling support dan tanya jawab, namun lebih kepada perlawanan tidak sehat alisa saling menjatuhkan dengan cara yang tidak baik.

Menurut saya, ini jugalah yang menjadi penyebab keluarnya para blogger-blogger senior atau yang kita kenal “Mastah”.

Mereka menganggap yang terjadi di grup tersebut tidak lagi sehat dan bisa dijadikan lahan diskusi yang mengasikkan, selayaknya selerti beberapa tahun belakangan.

Saran saya, jika memang ingin share link artikel di Facebook, cobalah share di grup-grup lain yang tentunya relevan. Selain dianggap aman dari serangan jingling, Link yang anda bagikan besar kemungkinannya akan dikunjungi karena relevan dengan tema grup.

4. Jangan selalu share link di Media Sosial

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa Facebook adalah Media Sosial Terpopuler yang sering digunakan untuk share link atau url untuk mendapatkan traffic hingga saat ini. Selain itu, peluang mendapatkan visitor juga lebih besar daripada sosmed-sosmed yang lain.

Namun bagaimana lagi, daripada terus-menerus menerus mendapat serangan Auto Visitor, alangkah baiknya untuk berhenti berbagi di sana.

Inilah saatnya anda memanfaatkan Sosial media yang lain untuk menggarap visitor dengan menciptakan target pasar baru.

Contohnya Instagram, WhatsApp dan Twitter yang saat ini sudah mulai membuka peluang untuk para blogger dalam mendapatkan visitor.

Tentunya dengan dukungan artikel yang relevan, berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan artikelnya.

5. Jangan Asal share link Blog ke sembarangan orang

Tips menghindari Jingling berikutnya datang dari pengalaman saya sendiri. Saat itu, saya coba share sedikit Faktor SEO sederhana ke Grup Blogger, alhasil banyak mendapat respon positif dari para anggota grup.

Beberapa saat kemudian, banyak yang inbox saya sambil menanyakan URL blog, yang katanya untuk mencari inspiasi maupun sekadar melihat-lihat saja. Karena alasan tersebut, akhirnya saya membagikan link blog utama kepada mereka.

Keesokan harinya, saat membuka Dashboard Blogger, tiba-tiba ada hal yang sangat ganjal, dimana Grafik Statistik Blog meroket sangat tinggi dan kelihatan tidak biasa. Ketika saya cek Traffic Source-nya, ternyata Auto Visitor.

Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi saya, bahwa ketika seseorang menanyakan link blog yang berkedok dengan tujuan mencari inspirasi, ternyata malah diperlakukan buruk demi melampiaskan rasa, entah itu iri ataupun benci, hanya mereka yang tahu.

Untuk itu, cobalah agar tidak sembarangan membagikan link blog kepada orang yang belum dikenal dekat, apalagi data profil akunnya tidak jelas, misalnya tidak ada data alamat, pekerjaan, nama yang tidak jelas hingg koleksi foto yang aneh-aneh.

Demikianlah 5 Cara menghindari Auto Visitor (Jingling) terhadap Blog, semoga bisa membantu.


Posting Komentar

© IMAGINATOR ID. All rights reserved. Developed by Jago Desain