Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PERBANDINGAN SISTEM HUKUM DAN PERADILAN



[Materi]PERBANDINGAN SISTEM HUKUM DAN PERADILAN

SAP
  1. PENGERTIAN
  2. PERBEDAAANNYA DENGAN BIDANG HUKUM LAINNYA
  3. HISTORIS PERBAND HUKUM
  4. OBJEK PERBAND HUKUM
  5. PERBAND MIKRO DAN MAKRO
  6. PERBAND INTEREN & EKSTERN
  7. PERBANDINGAN HUKUM INTERNASIONALS
  8. PERBAND TDK TERBATAS PADA HUKUM POSITIF
  9. PEMBAGIAN PERBAND HUKUM
  10. PROSES PERBD HUKUM
  11. TUJUAN PERB HUKUM
  12. MANFAAT PERB HUKUM
  13. KRITERIA KELUARGA HKM (LEGAL FAMILY)
  14. PENGELOMPOKAN KEL HK DI DUNIA
  15. KARAKTERISTIK KELUARGA HK ANGLO SAXON
  16. KARAKTERISTIK KEL HUKUM EROPAH CONTINENTAL
  17. SISTEM PERADILAN KEL HK ANGLO SAXON
  18. SISTEM PERADILAN KEL HK EROPAH CONTINENTAL SYSTEM
  19. JENIS  PERADILAN DI INDONESIA
  20.  JENIS PERADILAN KHUSUS
  21. TUGAS MAKALA INDIVIDU
LITERATUR HUKUM
1)    Perbandingan hukum, karangan R.Soeroso
2)    Perbandingan hukum pidana,karangan Barda Nawawi Arief
3)    Kapita selekta perbandingan hukum, karangan Sunaryati Hartono
4)    Lima puluh tahun pendidikan hukum di Indonesia, karangan Tahir Tungadi
5)    Perbandingan hukum,karangan Soerjono Soekanto
6)    Perbandingan hukum perdata,karangan R.Soebekti
7)    Buku-buku lain yang berhubungan perbandingan hukum

PENGERTIAN
1)    Perbandingan hukum, adalah suatu metode membandingkan; sistem, bidang, lembaga, peraturan perundangan, sistem peradilan, dengan yang lain, dengan menganalisis persama-an, perbedaan, serta latar bela-kang adanya persamaan dan perbedaannya.
2)    Perband hukum bukanlah suatu bagian atau bidang hukum tertentu seperti bidang hukum pidana, perdata yg terdiri atas kaidah2 hukum.
3)    Perb hkm tidak terdiri atas kaidah2 hk sehinga tidak dinamakan hukum perbandingan.
4)    Perb hkm mempelajari hk dari suatu aspek tertentu.
5)    Perband hukum sama dengan  
   -sejarah hukum,
   -filsafat hukum,
   -antropologi hukum,
   -sosiologi hukum.

BERBAGAI PANDANGAN TERHADAP
PERBANDINGAN HUKUM:
1)    Sebagai sejarah umum
2)    Sebagai ilmu hukum
3)    Sebagai metode

HISTORIS PERBANDINGAN HUKUM
Periode 1
1)  Abad sebelum Masehi s/d abad X
2)  Hkm Romawi berlaku dominan di Eropa
3)  Perb hkm belum dikenal

Perode 2
1)    Abad XI s/d XV
2)    Mulai timbul hkm nas diberbagai negara di Eropah
3)    Hkm Romawi tetap dominan shg kekurangan hkm nasional dilengkapi oleh hk Romawi
4)    Perband hk sdh ada tapi terbatas pd hukum Romawi dgn hkm nas

Periode 3
1)    Abad XVI – XVIII
2)    Penemuan benua lain di dunia
3)    Timbul hasrat bgs Eropah mengenal adat istiadat dan hkm bgs lain tsb
4)    Dikenal hk bgs/neg lain
5)    Semakin banyak hkm yg dpt dibandingkan
6)    Perb hukum mulai berkembang

Periode 4
1)    Abad XIX s/d sekarang
2)    Menjadi cabang ilmu tersendiri
3)    Diajarkan pada beberapa PT al. di Jerman, Inggeris, Perancis, Nederland dsb
4)    Timbul berbagai karya ilmiah ttg perb hk; disertasi, tesis, skripsi, artikel, jurnal2 dsb
5)    Didukung oleh kemajuan IT
6)    Kongres perb hk
   I   tahun 1900 di Paris
   II  tahun 1932 di Den Haq
   III tahun 1937 di Den Haq
   IV Kongres PH Di Mexico 2008
   V  Kongres PH Di Washington
       Amerika 2010
   VI Kongres PH Di Taiwan 2012

OBJEK PERBANDINGAN HUKUM
1)    Sistem hukum dari bbrp keluarga hk
2)    Sistem hkm beberp negara
3)    Bidang hukum antar negara
4)    Bidang hukum dlm 1 negara
5)    Lembaga hk tertentu antar neg
6)    Lembaga hk tertentu dlm 1 neg
7)    Konstitusi antara negara
8)    Ketentuan hk tertentu dlm 1 neg
9)    Sistem peradilan antar kel hk
10) Sistem peradilan antar negara

JENIS PERBANDINGAN HUKUM
1)    Perbandingan mikro dan makro
2)    Perbandingan interen dan eksteren

PEMBAGIAN PERBANDINGAN HOKUM
1)    Perbandingan HTN
2)    Perbandingabn HAN
3)    Perbandingan Hkm Pidana
4)    Perbandingan Hk Perdata
5)    Perbandingan Hk Dagang
6)    Perbandingan Hk Acara
7)    Perbandingan Hk adat

PROSES PERBANDINGAN HUKUM
1)    Penentuan obyek perbandingan huku
2)    Penentuan PH interen atau eksteren
3)    Menginventarisasi obyek perb
4)    Mengkaji obyek perb secara teliti
5)    Membatasi kajian perbandingan.
6)    Kegiatan mengidentifikasi persamaan
7)    Kegiatan mengidentifikasi perbedaan
8)    Analisis latar persamaan
9)    Analisis latar perbedaan
10) Menentukan yang lebih baik, layak
11) Menetapkan kesimpulan
12) Menetapkan rekomendasi atau saran
TUJUAN PERBANDINGAN HUKUM:
1)    Untuk mengetahui asas hukum pada berbagai negara
2)    Untuk mengetahui sistem hukum berbagai negara
3)    Untuk mengetahui peraturan perundang negara lain
4)    Untuk mengetahui sistem peradilan negara lain
5)    Untuk mengetahui aspek hukum apa saja neg lain (obyek perb hukum)
6)    Untuk mengetahui persamaan dan latar belakang persamaan berbagai sistem hukum.
7)    Untuk mengetahui perbedaan dan latar belakang perbedaan berbagai sistem hukum.

MANFAAT  PERBANDINGAN HUKUM
(PRAKTIS)
1)    Terciptanya Univikasi hukum
2)    Terciptanya Harmonisasi hukum
3)    Terciptanya Pembaharuan hukum
4)    Terciptanya Pembinaan hukum.
5)    Terciptanya Pembentukan hukum baru
6)    Sebagai wadah pendidikan penasehat yuridis
7)    Sebagai wadah pendidikan bagi penegak hukum.
8)    Wadah Terbentuknya legal drafters (ahli perencana hukum)
(TEORETIS)
1)    Untuk memperkaya pengetahuan teori seorang ahli hukum
2)    Untuk menjadi perbandingan dalam penulisan karya ilmiah hukum
3)    Untuk menjadi landasan teori dalam penulisan karya ilmiah
TUJUAN TEORETIS
1)    Menutupi kekurangan pada pendidikan hukum
2)    Menjadikan ilmu hukum sbg suatu ilmu pength yang bersifat universal

KELUARGA HUKUM  (LEGAL FAMILY)
KRITERIA PENGELOMPOKAN LEGAL FAMILY DI DUNIA
1)    Sumber hukum
2)    Budaya
3)    Bahasa
4)    Ideologi
5)    Historis
6)    Ras
7)    Struktur hukum
8)    Lembaga2 hukum yang khas
9)    Cara berpikir spesifik
10) Sistem hukum
KELUARGA HUKUM (LEGAL FAMILY)
1)    Adalah pengelompokan negara2 yang mempunyai sistem2 hukum nasional yang sama (persamaan kriteria)
2)    Berdasarkan kriteria
KELUARGA HUKUM DI DUNIA
   Ada 8 Menurut Zweigert & Kots:
1. Keluarga hukum romanist (perancis sbg intinya)
2. Kel hukum jerman
3. Keluarga hk skandinavia
4. Keluarga hk commond law
5. Keluarga hk sosialis
6. Keluarga hk timur jauh
7. Keluarga hk Islam
8. Keluarga hk Hindu
Menurut Marc Ancel:
ada 5 kel hk di dunia:
1)    Sistem eropah kontinental dan Amerika Latin  (system of civil law)
2)    Sistem anglo american (common law system)
3)    Sistem timur tengah (midle east system)
4)   Sistem timur jauh (far east system) cina dan jepang
5)   Sistem negara sosialis
  (socialist legal system) 
Menurut Rene Davidhanya 4:
1)    Keluarga hukum romano-germania (eropah barat kontinent) nederland, belgia, luxembur, prancis, portugal
2)    Keluarga hukum common law (hk anglo saxon) inggeris, USA, australia, canada
3)    Keluarga hukum sosialis (eropah timur) uni sovyet, polandia, jerman, rumania, hongaria, bulgaria
4)    Keluarga hukum agama dan tradisonil. Umumnya negara berkembang di asia & afrika, ada unsur campuran


Esmein
1)    romanistic,
2)    germanic,
3)    anglo saxon,
4)    slav dan
5)    Islam.
Levy-Ullmann
1)    keluarga hukum Eropah kontinental,
2)    keluarga hukum negara-negara berbahasa Inggris, dan
3)    keluarga hukum Islam.

KHARAKTER COMMON LAW SYSTEM :
1)    Common law artinya hukum umum, living law/unwritten law
2)    Hukum yg terbentuk oleh putusan-putusan  pengadilan (yurisprudensi)
3)    merupakan lawan dari uu
4)    Hakim diikat oleh presedent
   (putusan hakim terdahulu)
1)    Hakim menggunakan analogi yi perbuatan yang sejenis harus diputus dgn putusan yang sama
2)    Hakim tidak berpedoman pada uu (yg memang tidak ada) tapi pada peristiwa yg sama yg pernah ada
3)    Terkenal dgn “Asas stare decisis”
4)    “The binding force of precedent”
5)    Atau  “The doctrin of precedent”

KHARAKTER EURO KONTINENTAL SYSTEM:
1)    Hakim terikat pada uu (written law)
2)    Mengedepankan Asas legalitas
3)    Kepastian hukum
4)    Satu2nya sumber hukum adalah undang-undang
5)    Mengedepankan gerakan kodifikasi
6)    Didukung oleh aliran hukum positif
7)    Tidak mengakui hukum kebiasaan (Unwritten Law)

KEL HUKUM TIMUR TENGAH
(MIDLE EAST LEGAL FAMILY)
1)    Sumber hk kitab suci & hadist
2)    Hakim berdasar pd kitab suci
3)    Hk ciptaan man berpedoman pada kitab suci
4)    Hk kebiasaan searah kitab suci
KEL HKM TRADISIONAL
1)    Mengandalkan hukum kebiasaan atau hk adat
2)    Hukum tidak tertulis (unwritten law)
3)    Kurang jaminan kepastian hukum
4)    Tidak kenal kodifikasi
5)    Didukung madzhab sejarah
KEL HUKUM HINDU
1)    Kitab agama Hindu
2)    Ideologi agama Hindu
3)    Nilai-nilai agama
4)    Kitab suci Sbg dasar hukum nasional